Kasus Pembunuhan
Polda Jabar Ungkap 3 Oknum Polisi Diduga Bersihkan BB Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
Tiga orang oknum anggota polisi diduga membersikan barang bukti (BB) kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
TRIBUNJAMBI.COM - Tiga orang oknum anggota polisi diduga membersikan barang bukti (BB) kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat.
Dari ketiga oknum tersebut yakni dua orang bintara dan satu orang berpangkat perwira.
Ketiga oknum tersebut saat ini masih dalam pemeriksaan Propam Polda Jabar.
Mereka diduga terlibat dalam pemusnahan barang bukti dalam kasus pembunuhan ibu dan anak tersebut.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo menegaskan Polda Jawa Barat masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut.
Dia mengatakan, satu hari selepas kejadian pembunuhan, terdapat 3 orang polisi, lalu 2 warga sipil yang datang ke TKP untuk membersihkan area tersebut.
Diketahui ketiga polisi itu adalah 1 orang perwira dan 2 orang bintara.
Baca juga: Pengacara Dua Tersangka Siap Bertarung di Pengadilan Soal Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
Baca juga: Momen Ketua KPK Firli Bahuri Bungkam Usai Diperiksa Bareskrim, Tutupi Wajah Pakai Tangan dan Tas
Baca juga: Komisioner Bawaslu Medan yang Terjaring OTT Polda Sumut Diduga Terlibat Makelar Kasus DCT
Hingga kini Polda Jabar masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai pelanggaran yang dilakukan oleh ketiga polisi tersebut, selain itu dengan pemeriksaan dari ketiganya polisi diharapkan dapat mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di TKP.
Kombes Ibrahim mengatakan hingga kini pihaknya terus melakukan pengungkapan kasus dengan merangkai peristiwanya melalui pra rekonstruksi.
Untuk diketahui, Polda Jabar melakukan pra rekonstruksi di dua tempat.
Pra rekonstruksi itu untuk melihat bagaimana peristiwa saat kejadian dan juga peristiwa setelah kejadian.
"Ada juga pemeriksaan yang kita lakukan terhadap beberapa orang yang masuk di TKP satu hari setelah kejadian," kata Kombes Ibrahim dilansir dari KompasTV, Rabu (15/11/2023).
Dia menyebutkan bahwa ada lima orang yang masuk di TKP tersebut.
"Yang masuk ini masuk tanpa prosedur dan tanpa sepengetahuan penyidik."
"Di dalam TKP itu melakukan pembersihan, ini kan betul-betul bertentangan dengan penanganan suatu kasus, di mana tidak boleh dibersihkan TKP-nya. Ini sebaliknya malah lima orang tersebut membersihkan TKP, ini sedang kita lakukan pendalaman pemeriksaan," tambahnya.
Dia mengungkapkan bahwa yang masuk ke TKP tersebut dengan adanya keterlibatan oknum anggota polisi.
Bahkan satu diantara ketiga anggota polisi itu berpangkat perwira.
Baca juga: Pengacara Bantah Penagakuan Danu Soal Yosef Bopong Amalia, Korban Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
"Memang yang masuk membersihkan TKP ini ada beberapa keterlibatan anggota polisi, salah satunya memang perwira. Ini sedang kita lakukan pemeriksaan terhadap perwira."
"Perwira satu orang dan bintara dua orang dan memang ketiga orang ini punya hubungan keluarga dengan tersangka," tandasnya.
Polisi Miliki Bukti Kuat
Dirkrimum Polda Jabar Kombes Surawan menanggapi argumen tentang Yosef membawa jasad Amel seorang diri.
Surawan menekankan penyidik kasus Subang memiliki bukti kuat terkait Yosef membawa jasad Amalia Mustika Ratu seorang diri.
"Ya semua kan ada buktinya kan, masalah ada bercak darah itu kan sudah diperiksa," kata Kombes Surawan.
Ia menegaskan telah memiliki bukti-bukti kuat terkait keterlibatan Yosef Hidayah, Mimin Mintarsih, Arighi Reksa Pratama dan Abi Aulia dalam pembunuhan ibu dan anak di Subang.
"Kami punya bukti lain, bukan keterangan Danu saja," katanya.
Kombes Surawan menerangkan penyidik kasus Subang sudah memiliki dua alat bukti terkait penetapan tersangka Yosef, Mimin, Arighi dan Abi.
Baca juga: KPU Dilaporkan ke DKPP: Dugaan Pelanggaran Etik Penetapan Gibran Jadi Cawapres di Pilpres 2024
"Sudah kami siapkan semua (dua alat bukti) nanti semua dibuktikan di pengadilan. kami sudah yakin," kata Kombes Surawan.
Perlu diingatkan kembali, polisi menemukan bercak darah di baju Yosef.
Hasil tes DNA, darah pada Yosef identik dengan korban pembunuhan Tuti dan Amel.
Pihak Yosef pun tak memungkiri bercak tersebut.
Mereka mengklaim bahwa bercak itu merupakan air bercampur darah.
Sementara soal ceceran Darah, Danu mengaku memang diperintah Yosef membersihkannya menggunakan air dalam ember
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Musim Penghujan Rawan Pohon Tumbang, BPBD Tanjab Timur Imbau Camat Agar Pangkas Pohon
Baca juga: Gubernur Jambi Resmikan Resto Mang Kabayan, Cocok Buat Penggemar Masakan Sunda dan Seafood
Baca juga: Kronologi Jatuhnya 2 Pesawat TNI AU di Pasuruan, Sempat Lost Contact saat Latihan Formasi
Baca juga: Kode Redeem Mobile Legends ML Kamis 16 November 2023, Ada Ratusan Diamond Gratis!
pembunuhan
ibu dan anak
Subang
Jawa Barat
Polda Jabar
barang bukti
polisi
TKP
Tribunjambi.com
perwira
bintara
Polisi Ungkap Motif Suami Bunuh Istri Pakai Parang Usai Syukuran Kelahiran Anak di Dompu NTB |
![]() |
---|
Rencana Pelarian Pembunuh Bos Sembako di Bekasi ke Batam Pakai Uang Toko: Tempat Teman Istri Pelaku |
![]() |
---|
PRIA di Banyuwangi Tikam Remaja Hingga Tewas:Tak Terima Komentar Negatif Korban di Live TikTok Pacar |
![]() |
---|
Pembunuhan di Bekasi, Misteri di Balik Luka Lebam dan Pinjaman Online, Calon Menantu Terlibat |
![]() |
---|
Polisi Temukan Jejak Sianida Pada Kasus Pembunuhan di Hotel Mewah, Pelaku Ikut Tewas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.