OTT KPK PJ Bupati Sorong

KPK OTT Pj Bupati Sorong Bareng Perwakilan BPK Papua Barat Daya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Pj Bupati Sorong saat bersama BPK Perwakilan Papua Barat Daya.

Editor: Darwin Sijabat
Kolase Tribun Jambi
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Pj Bupati Sorong saat bersama BPK Perwakilan Papua Barat Daya. 

Akan tetapi Ali Fikri belum mengungkapkan siapa perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tersebut.

Baca juga: Daftar 7 Menteri Kabinet Jokowi dari PDIP yang Kabarnya Ingin Mengundurkan Diri

"Tim KPK sejauh ini mengamankan beberapa pihak di Sorong dan Manokwari diantaranya para pejabat Kabupaten Sorong dan pemeriksa BPK perwakilan provinsi Papua Barat Daya," kata Ali Fikri kepada TribunSorong.com, Senin (13/12/2023).

Ali mengatakan pihaknya akan mengembangkan lebih dalam terkait penangkapan tersebut

Sebelumnya diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Yan Piet Mosso, Penjabat Bupati Sorong, Papua Barat Daya.

OTT itu dikabarkan dilakukan Tim penindakan KPK.

Lembaga Antirasuah itu dikabarkan mengamankan beberapa orang dalam operasi tersebut.

Salah satu yang terjaring dalam OTT KPK itu yakni Pj Bupati Sorong Yan Piet Mosso.

Kabar OTT tersebut dibenarkan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron.

Baca juga: Ini yang Didapatkan Inara Rusli setelah Resmi Berpisah dengan Virgoun

Ghufron mengatakan bahwa OTT KPK itu digelar pada Minggu (12/11/2023).

Dia mengungkapkan bahwa penangkapan itu dilakukan sekitar pukul 23.00 WIB.

"Benar kami tanggal 12 November sekitar jam 23.00 telah melakukan giat tangkap tangan di wilayah Sorong terhadap penyelenggaraan negara," ujar Ghufron, Senin (13/11/2023).

Ghufron belum mengungkapkan tindak pidana yang diduga dilakukan Yan Piet Mosso dan para pihak lain hingga terjaring OTT KPK.

Sebab pihaknya hingga kini sedang melakukan pemeriksaan terhadap yang diamankan tersebut.

Pj Bupati Sorong itu saat ini diperiksa tim penindakan.

"Dugaan tindak pidana serta pihak terlibat masih sedang kami dalami," kata dia.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved