DPRD Provinsi Jambi

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jambi Imbau Media Bertanggungjawab dalam Pemberitaannya

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jambi Kemas Alfarabi menjadi narasumber gerakan sejuta literasi pemirsa yang di laksanakan oleh Komisi Penyiaran Indone

Penulis: Ade Setyawati | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ist
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jambi Imbau Media Bertanggungjawab dalam Pemberitaannya 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jambi Kemas Alfarabi menjadi narasumber gerakan sejuta literasi pemirsa yang di laksanakan oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jambi bersama dengan komisi 1 DPRD Provinsi Jambi

Gerakan sejuta literasi pemirsa diikuti 40 orang peserta terdiri dari tokoh masyarakat tokoh pemuda dan mahasiswa di kota jambi, Kamis (26/10)

Dalam kesempatan ini Kemas Alfarabi mengatakan bahwa lembaga penyiaran baik publik maupun swasta harus dapat menyiarkan siaran yang sehat dan bertanggung jawab dalam menghadapi pemilu 2024.

"Karena pemilu merupakan pesta demokrasi dimana rakyat di berikan partisipasi dalam menentukan pemimpin bangsa kedepan oleh karna itu media penyiaran memiliki peran strategis didalam memberikan informasi yang akurat dan obyektif serta seimbang kepada masyarakat, sehinga masyarakat dapat memperoleh informasi yang di butuhkan masyarakat di dalam memutus kan siapa pemimpin yang akan di pilih," jelasnya.

Kemas Alfarabi juga meminta kepada lembaga penyiaran untuk mencegah tindakan penyebaraan berita palsu

"Tidak hanya berita palsu tapi juga persaingan politik yang tidak sehat yang dapat membangun opini di masyarakat sehingga dapat mempengaruhi pilihan dalam proses pemilu," tambahnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk sama sama mengawal isi siaran agar dapat berlaku adil dan berimbang dalam masa kampanye politik.

Sementara narasumber dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jambi komisioner KPID Alfajri meminta kepada lembaga penyiaran dapat menjadi berperan aktif dalam mensosialisasikan pemilu tahun 2024

"Agar partisipasi masyarakat dapat meningkat dan masyarakat mengetahui hak dan kewajiban nya sebagai warga negara dalam menghadapi pesta demokrasi, dan lembaga penyiaran dapat membuat suasana pemilu menjadi sejuk sehingga pemilu dapat berlangsung secara damai dan transparan," tutupnya.

Baca juga: Penyidikan Kasus Pembunuhan di Subang, Eksekutor Mengarah ke Yosef Hidayah

Baca juga: Dinar Candy Batal Datang ke Polda Jambi untuk Klarifikasi Soal Dugaan Perselingkuhan dengan Ko Apex

Baca juga: Jelang Pemilu 2024, Pemprov Jambi Dorong Kabupaten Kota Percepat Selesaikan Konflik Lahan

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved