Terungkap, Pelaku Asusila Anak di Bawah Umur yang Ditangkap Polres Tebo Ternyata SAD

Pelaku asusila anak di bawah umur yang ditangkap oleh Polres Tebo ternyata kelompok Suku Anak Dalam (SAD).

|
Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Teguh Suprayitno
net
ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Pelaku asusila anak di bawah umur yang ditangkap oleh Polres Tebo ternyata kelompok Suku Anak Dalam (SAD).

Sebelum penangkapan ini, sempat terjadi kehebohan karena ayah korban menangis meminta keadilan melalui sebuah video yang menyebar luas.

Usai penangkapan, tersangka berinisial BU (22) telah diamankan dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut di Polres Tebo.

Tersangka ini merupakan warga Kecamatan VII Koto Ilir, Kabupaten Tebo, Jambi. Ia ditangkap tak lama setelah video ayah korban viral pada Rabu, 4 Oktober lalu, di penyeberangan Desa Paseban, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Tebo.

Belakangan diketahui, tersangka merupakan warga SAD yang baru menikah dengan pasangannya sesama SAD dari Bangko, Kabupaten Merangin.

Laman, orang tua tersangka mengatakan, tindak pidana yang dilakukan anaknya itu terjadi sekitar satu tahun yang lalu.

Saat itu status anaknya masih berstatus belum menikah, sementara sang korban berstatus gadis.

"Waktu itu mereka berpacaran," kata Laman, Jumat (6/10).

Ia menambahkan bahwa perkara ini, telah diserahkan kepada polsek dan tersangka sempat ditahan selama 5 hari di kantor polisi. 

"Kalau dak salah ditahan di kantor polisi di Kecamatan VII Koto Ilir," ungkap dia.

Kemudian oleh kepolisian menyerahkan persoalan itu agar diselesaikan secara kekeluargaan mengingat statusnya masih bujangan dan gadis.

"Kami sudah menggelar sidang adat, namun pihak keluarga korban tidak terima atas hasil sidang adat tersebut," ucapnya.

Adapun keputusan sidang adat kala itu, bahwa pelaku dikenakan denda adat sebesar Rp30 juta. 

Namun pihak keluarga korban meminta denda adat sebesar Rp500 juta.

"Kalau denda sebesar itu dari mana kami dapat duitnya. Kalau 50 juta masih masuk akal lah," ujarnya.

Karena peristiwa itu telah lama atau setahun yang lalu. Laman pun beranggapan jika persoalan tersebut telah selesai.

Namun dia mengaku terkejut saat mendengar anaknya itu ditangkap polisi.

Meski begitu, Laman percaya jika pihak kepolisian mampu mengungkap kebenaran atas perkara yang menyeret anaknya itu.

"Kami percaya bapak polisi bijak dalam menyikapi permasalahan ini. Dan kami serahkan sepenuhnya penanganannya kepada bapak polisi," pungkasnya.

Baca juga: Setelah Viral, Pelaku Asusila pada Remaja 13 Tahun di Tebo Jambi Ditangkap, 4 Kali Setubuhi Korban

Baca juga: Pelaku Kasus Asusila Anak di Tebo Diperiksa Polisi, Terungkap 4 Kali Rudapaksa Korban

Baca juga: BREAKING NEWS Polres Tebo Tangkap Pelaku Asusila Anak di Bawah Umur

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved