Berita Batanghari

Capaian Target Investasi 46 Persen, Dinas PTSP Batanghari Sebut akan Ada Tiga Investor Baru

Meski pada triwulan kedua ini, realisasi investasi di Kabupaten Batanghari baru mencapai angka 46 persen.

Tribunjambi.com/Srituti Apriliani Putri
Kepala Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal dan Informasi Penanaman Modal Dinas PTSP Kabupaten Batanghari, Agus Rachmad 

TRIBUNJAMBI.COM, BATANGHARI - Meski pada triwulan kedua ini, realisasi investasi di Kabupaten Batanghari baru mencapai angka 46 persen.

Atau dengan nilai sebesar Rp196 miliar dari target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yakni Rp425 miliar.

Kepala Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal dan Informasi Penanaman Modal Dinas PTSP Kabupaten Batanghari, Agus Rachmad mengungkapkan pihaknya optimis untuk mampu mencapai target yang ditetapkan.

Ia mengatakan, bahwa pada tahun 2023 ini setidaknya sudah ada tiga investor yang akan menanamkan modalnya di Kabupaten Batanghari.

"Alhamdulillah kita mendapatkan informasi bahwa akan ada tiga investor yang akan masuk dan sekarang sedang proses perizinan. Yaitu sektor tambang batubara, kemudian berkaitan dengan pabrik dan perkebunan," jelasnya. Kamis, (10/8/2023).

Lebih lanjut, Agus mengatakan sektor penyumbang investasi tertinggi di Kabupaten Batanghari saat ini berasal sektor perkebunan.

"Kemudian pabrik dan pertambangan. Ini baru di triwulan dua semoga di triwulan tiga dan empat kita bisa melebihi dari target RPJM yang ditetapkan Kabupaten," ujarnya.

Dimana saat ini sektor perkebunan menyumbang investasi sebesar Rp100 miliar, sektor pertambangan Rp45 miliar dan sektor pabrik industri makanan Rp20 miliar.

Ia mengatakan, setiap tahunnya target investasi pada RPJMD Kabupaten Batanghari selalu meningkat. Dimana pada tahun 2022 lalu target investasi sebesar Rp400 miliar kini naik menjadi Rp425 miliar.

Agus mengatakan untuk investasi sendiri saat ini di Kabupaten Batanghari para pemilik usaha sudah dipermudah dengan adanya sistem Online Single Submission (OSS) untuk proses izin usaha.

"Kami melihat sampai sekarang tidak ada kendala, kami dari satu pintu sudah melalui program dari OSS sudah sangat mempermudah untuk pelaku usaha melakukan proses perizinannya, tinggal nanti dari pelaku usahanya merealisasikan nya," ujarnya.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Peserta Balap Pompong Tanjabbar Perebutkan Hadiah Puluhan Juta Rupiah

Baca juga: Liverpool Dapat Saingan Berat untuk Memboyong Romeo Lavia, Chelsea Siap Keluarkan Dana Besar

Baca juga: Ambruk Karena Truk, Warga Desa Rantau Indah Berharap Jembatan SK 3 Segera Diperbaiki

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved