Berita Jambi

Warga Aur Kenali, Telanaipura Tolak Pembangunan Stockpile, Surat Izin Perusahaan Justru Tahun 2015

Warga Kelurahan Aur Kenali, Kecamatan Telanaipura, menolak rencana pendirian stockpile batu bara di kawasan mereka.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Deni Satria Budi
Tribunjambi.com/Rifani
Rencana lokasi Stockpile di Kelurahan Aur Kenali, kecamatan Telanai Pura ditentang warga 

Menurutnya, perizinan sudah cukup, tetapi mungkin ada yang belum, karena kurun waktu 2015 sudah lama dan akan diperbaharui oleh pihak perusahaan.

"Kalau sudah lengkap, baru kita sampaikan ke aparat di sini, serta ke masyarakat. Sekarang kita clearkan dululah baru kita bertemu," ujarnya, Kamis (27/7).

Lanjutnya, ketika bertemu dengan pihak kelurahan, pihak perusahaan mengaku akan menghentikan kegiatan perusahaan terlebih dahulu. Setelah izin lengkap, baru diundang masyarakat.

"Setelah izin dan mengundang masyarakat, baru kami sampaikan kepada aparat terkait, setelah itu baru kami lakukan kegiatan," bebernya.

Dia juga membenarkan, lokasi tersebut memang untuk pelabuhan batu bara dan stockpile. Rencana sebelumnya, luasan lokasi tersebut seluas 70 hektare, namun yang ada saat ini baru 40 hektare.

"Di dekat PDAM ada tanah sedang bermasalah, dan saat ini masih berperkara," sebutnya.

Sementara itu, dia mengatakan saat ini pihaknya sedang proses dalam pembebasan lahan untuk jalur batu bara dari Kabupaten Sarolangun, Batanghari, Muaro Jambi sampai Mendalo Darat.

"Jalannya ini mengkros jalan nasional, di samping Balai Wilayah Sungai Sumatera dan terus sampai Pematang Gajah, Sungai Bertam, Muhajirin, Panerokan, Kadang Trus, Bungku, Terusan sampai Sarolangun," paparnya. 

Baca juga: Sangat Dekat Permukiman, Warga Aur Kenali Kota Jambi Tolak Rencana Stockpile Batu Bara

Baca juga: Antisipasi Kemacetan, Dishub Jambi Imbau Angkutan Batubara Perorangan Gabung ke Transportir

 

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved