Rusia Latihan Sistem Rudal Balistik Nuklir, 300 Peralatan dan 3.000 Pasukan Terlibat

Rusia dilaporkan memulai latihan sistem rudal balistik nuklir antarbenua Yars dan beberapa ribu tentara. latihan ini disebut sebagai upaya Moskow untu

Editor: Suci Rahayu PK
RIA Novosti/Sergey Pyatakov
Satuan peluru kendali bergerak RS-24 Yars yang menjadi andalan kekuatan rudal strategis Rusia, dengan jarak tembak 12.000 km dan diklaim mampu menempus seluruh sistem pertahanan udara Barat. 

RS-24 adalah rudal yang lebih berat dari RT-2PM2 Topol-M saat ini, dan beberapa laporan mengatakan dapat membawa hingga 10 hulu ledak yang dapat ditargetkan secara independen.

Uji coba tahun 2007 dipublikasikan sebagai tanggapan terhadap perisai rudal yang direncanakan AS untuk ditempatkan di Eropa.

RS-24 telah dikerahkan secara operasional sejak 2010, dengan lebih dari 50 peluncur beroperasi pada Juni 2017.

Yars RS-24 (SS-29) adalah rudal balistik nuklir antarbenua buatan Rusia yang dapat dipasang di truk pengangkut, kereta atau ditempatkan di silo.

Rusia mengerahkan penuh resimen Yars RS-24 pertama yang terdiri dari tiga batalion pada Agustus 2011, dan menempatkan dua batalyon resimen kedua pada tugas tempur pada 27 Desember tahun 2021.

Resimen kedua Divisi Rudal Teikovo di Rusia tengah akan dilengkapi sepenuhnya dengan sistem rudal balistik bergerak Yars pada tahun 2012, kata juru bicara Pasukan Rudal Strategis (SMF) Kolonel Vadim Koval pada hari Kamis, 16 Februari 2012.

RS-24 Yars adalah modifikasi dari SS-27 Topol-M. Menurut informasi dari pabrikan, RS-24 Yars mampu menembus target yang sangat terlindungi dan juga Sistem Pertahanan Rudal Balistik (BMD) saat ini. Uji tembak pertama dilakukan pada Mei 2007, ketika diluncurkan dari Plesetsk di barat laut Rusia dan mengenai sasarannya di jarak tembak Kura di Kamchatka di Timur Jauh Rusia.

Hulu Ledak setiap rudal balistik Yars dirancang berkekuatan 150-250 kiloton nuklir.

 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Puluhan Kepsek Dilantik Bupati Mashuri Meski Tak Miliki Sertifikat Penggerak

Baca juga: Telan Anggaran Rp53 Miliar, DPRD Soroti Bangunan Asrama Haji Jambi Sudah 6 Tahun Mangkrak

Baca juga: Sri Mulyani Sebut Transaksi Janggal di Kemenkeu Rp 3 Triliun, Mahfud MD: yang Benar Rp 35 Triliun

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved