Pembunuhan Brigadir Yosua
Martin Pengacara Keluarga Brigadir J Dukung Ferdy Sambo Ajukan Banding, Ini Alasannya
Martin Lukas Simanjuntak, yang merupakan kuasa hukum keluarga Brigadir Yosua Hutabarat, tidak setuju Ferdy Sambo dihukum mati.
Penulis: Suang Sitanggang | Editor: Suang Sitanggang
"Putusan demosi berlaku sejak ditandatangani yang bersangkutan menerima putusan ini," jelasnya.
Brigadir Yosua Hutabarat merupakan korban pembunuhan dan juga fitnah.
Dia dibunuh di rumah dinas Polri Duren Tiga Nomor 46 Jakarta Selatan, pada 8 Juli 2022.
Pada kasus pembunuhan ini, Ferdy Sambo membuat skenario saat itu Yosua melakukan pelecehan seksual pada Putri Candrawati.
Namun hasil penyelidikan polisi, tidak ditemukan peristiwa pelecehan pada Putri Candrawati di Duren Tiga.
Pembunuhan ini awalnya disebut baku tembak. Richard Eliezer yang tak tahan dengan skenario fiktif yang dikarang Ferdy Sambo, memilih bicara jujur.
Berkat kejujurannya, akhirnya terbongkar bahwa bukan baku tembak yang terjadi, tapi penembakan searah atas perintah Ferdy Sambo.
Baca juga: Kejagung Ajukan Banding untuk Kuatkan Vonis Pidana Mati Ferdy Sambo oleh Hakim PN Jaksel
Baca juga: Berkah Kejujuran Bharada E, Tidak Dipecat Polri Meski Terbukti Menembak Yosua
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.