Sidang Ferdy Sambo

Teman Angkatan Hadir di Sidang Beri Dukungan ke Bharada E: Kalau Bisa Bergabung Lagi Bersama Kami

Teman satu angkatan di kepolisian beri dukungan kepada Richard eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E dalam perkara pembunuan berencana Brigadir Yosua

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Capture Kompas TV
Teman angkatan beri dukungan ke Bharada E dalam perkara pembunuhan berencana Brigadir Yosua 

TRIBUNJAMBI.COM - Teman satu angkatan di kepolisian beri dukungan kepada Richard eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E dalam perkara pembunuan berencana Brigadir Yosua Hutabarat.

Dukungan tersebut langsung diberikan dengan hadir ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).

Kehadiran mereka dinamai Bharapana Nusantara 46.

Mereka datang untuk memberikan dukungan ke Bharada E yang akan menyampaikan Nota Pembelaan atau Pledoi sebagai terdakwa pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat.

Sidang sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Richard Eliezer pidana 12 tahun penjara.

Muhammad Iqbal Fauzi, Teman Angkatan Eliezer menyampaikan bahwa

"Kami dari lettingnya Bharada E dari Bharapana Nusantara 46 datang kesini untuk mendukung Richard Eliezer untuk dibebaskan, kalau bisa bergabung bersama kami,"

Iqbal mengungkapkan bahwa dia bersama teman-temannya sudah menganggap Bharada E sebagai keluarga.

Baca juga: Ronny Talapessy akan Terus Berjuang untuk Bharada E, Sampaikan Pledoi Agar Keadilan bisa Ditegakkan

Mendengar tuntutan 12 tahun dari jaksa tersebut juga ditanggapinya.

"Menurut saya itu (tuntutan 12 tahun) tidak pantas, karena dia sudah melakukan kejujuran. Karena kejujuran itu diatas segalanya,"

"Masa kejujuran tidak ada harganya," katanya dikutip dari tayangan Breakingnews Kompas TV.

Putri Cancrawati Bakal Tanggapi Perselingkuhan

Putri Candrawati, terdakwa pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat akan menyampaikan Nota Pembelaan atau pledoi atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Seperti diketahui pada sidang sebelumnya bahwa jaksa menuntut istri Ferdy Sambo itu dituntut delapan tahun pidana penjara.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved