Tips Kesehatan

Bahaya Cuaca Panas Bagi Kesehatan, Bisa Terkena Dehidrasi hingga Kerusakan Ginjal

Gelombang panas memiliki beberapa potensi yang membahayakan kesehatan, meliputi Dehidrasi, Penyakit pernapasan.

Editor: Nurlailis
tribunjambi/rara khushshoh azzahro
Cuaca panas bahaya untuk kesehatan 

TRIBUNJAMBI.COM - Cuaca panas tengah melanda beberapa daerah di Indonesia.

Cuaca panas dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan.

Bukan hanya rasa tidak nyaman karena suasana yang panas dalam atau luar ruangan.

Dikutip dari Healthline, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, gelombang panas memiliki beberapa potensi yang membahayakan kesehatan, meliputi:

  • Dehidrasi
  • Penyakit pernapasan
  • Kram panas
  • Biang keringat
  • Heat stroke
  • Kelelahan panas
  • Kerusakan ginjal
  • Gangguan mental

“Panas berdampak pada tubuh manusia melalui kombinasi panas eksternal atau lingkungan dan panas tubuh internal yang dihasilkan oleh proses metabolisme,” kata Kathleen O'Grady Winston, dekan College of Nursing di University of Phoenix.

"Ini dapat memengaruhi kemampuan tubuh untuk mengatur suhunya."

Menurut O'Grady Winston, masalah ini biasanya terjadi ketika tubuh tidak dapat mendinginkan diri melalui metode yang biasa, yaitu berkeringat.

“Ketika ini terjadi, suhu tubuh naik lebih cepat dari pada yang bisa didinginkan oleh sistem metabolisme tubuh,” ucapnya.

"Hasil yang terkait dengan kenaikan suhu dan paparan panas selama jangka waktu tertentu itu signifikan dan dapat mengakibatkan kerusakan pada organ vital," terangnya.

Baca juga: Awal April Cuaca Panas, Batanghari Berpotensi Terjadi Karhutla

Namun, risiko kesehatan itu semua dapat dikendalikan dengan beberapa tips berikut:

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved