Tips Kesehatan

Cara Mendeteksi Kanker Serviks, Lakukan Tes Pap Smear dan IVA

Kanker serviks merupakan salah satu penyakit kanker yang mencatat korban jiwa tertinggi di Indonesia, sehingga penting untuk melakukan deteksi dini.

Editor: Nurlailis
thinkstock
Cara mendeteksi dini kanker serviks 

TRIBUNJAMBI.COM - Tes kesehatan perlu dilakukan untuk mendeteksi penyakit yang mungkin ada dalam tubuh.

Seperti tes untuk mendeteksi kanker serviks yang penting bagi wanita.

Kanker serviks merupakan salah satu penyakit kanker yang mencatat korban jiwa tertinggi di Indonesia, sehingga penting untuk melakukan deteksi dini, menurut Kementerian Kesehatan.

Mengutip buku "Perilaku Pencegahan Knaker Serviks" (2020) oleh Mukhlisiana Ahmad, SST., MKes, kanker serviks adalah tumor ganas yang tumbuh di dalam leher rahim (serviks).

Kanker ini biasanya menyerang wanita berusia 35-55 tahun, tetapi bukti statistik menunjukkan bahwa penyakit ini dapat juga menyerang wanita yang berumur antara 20-30 tahun.

Kanker serviks berkembang secara bertahap, tetapi progresif.

Kanker leher rahim ditandai dengan adanya pertumbuhan sel-sel pada leher rahim yang tidak lazim (abnormal).

Proses terjadinya dimulai dengan sel yang mengalami mutasi, lalu berkembang menjadi sel diplastik sehingga terjadi kelainan epitel, yang disebut displasia.

Kemudian, displasia berkembang secara bertahap:

  • Displasia ringan
  • Displasia sedang
  • Displasia berat
  • Karsinoma in kis (KIS) atau prakanker
  • Karsinoma invasif

Penyebab terjadinya karsinoma di leher rahim atau kanker serviks bisa dari:

  • Human Papiloma Virus (HPV)
  • Herpes Simpleks Virus tipe 2
  • Sperma yang mengandung komplemen histone (bersifat alkalis) yang bereaksi dengan DNA sel leher rahim.

Baca juga: Mulai Tahun Ini Pemerintah Akan Berikan Vaksin Kanker Serviks Gratis

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved