Tips Kesehatan

Cara Mencegah Serangan Jantung, Kontrol Tekanan Darah dan Kolesterol

Cara mencegah serangan jantung yakni menurunkan faktor risikonya dengan menjalankan gaya hidup sehat. Aktif bergerak, tidak banyak duduk dan rebahan.

Editor: Nurlailis
ist
Penyebab serangan jantung 

TRIBUNJAMBI.COM - Serangan jantung sekilas terdengar berbahaya, tapi sebenarnya masalah kesehatan ini bisa dicegah.

Cara mencegah serangan jantung yakni menurunkan faktor risikonya dengan menjalankan gaya hidup sehat, seperti:

  • Menjalankan pola makan sehat
  • Aktif bergerak, tidak banyak duduk dan rebahan
  • Rajin olahraga, setidaknya seminggu dua kali
  • Jaga berat badan agar tetap ideal
  • Setop merokok
  • Batasi atau hindari minuman beralkohol
  • Kontrol tekanan darah, kolesterol, dan gula darah

Setiap orang perlu menjaga organ vitalnya untuk mencegah serangan jantung.

Terutama bagi orang yang rentan terkena serangan jantung, seperti orangtua atau saudara menderita penyakit jantung, pernah mengalami serangan jantung, atau punya beberapa faktor risiko penyebab serangan jantung di atas.

Melansir Heart Foundation, jantung adalah organ berupa otot sebesar kepalan tangan yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh.

Darah tersebut mengandung oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan setiap sel tubuh. Dari jantung, darah dipompa ke paru-paru, lalu diedarkan ke seluruh tubuh.

Ketika terjadi serangan jantung, pasokan aliran darah dan oksigen yang sampai ke jantung berkurang.

Apabila gejala serangan jantung tidak segera ditanggulangi dengan pertolongan medis tepat, jantung lambat laun bisa rusak.

Semakin lama penyumbatan pembuluh darah karena serangan jantung terjadi, risiko kerusakan jantung dan kematian semakin besar.

Baca juga: Tanda Awal Penyakit Jantung - Sesak Napas, Alami Gangguan Tidur, Denyut Jantung Berubah

Apa saja penyebab serangan jantung?

Banyak hal bisa jadi penyebab serangan jantung, di antaranya gaya hidup tidak sehat, gangguan jantung, sampai pembuluh darah.

Melansir sejumlah sumber, berikut beberapa di antaranya:

  • Penyakit jantung koroner akibat pembuluh darah arteri koroner menyempit karena tersumbat plak (kolesterol yang mengeras)
  • Pembuluh darah arteri koroner kejang-kejang sampai menyempit
  • Robeknya pembuluh darah arteri koroner oleh tumpukan plak
  • Efek samping penggunaan narkoba
  • Kadar oksigen menurun secara tiba-tiba (hipoksia)
  • Stres dan emosi tinggi
  • Aktivitas fisik berat atau berlebihan
  • Faktor lingkungan karena perubahan cuaca ekstrem dan paparan polusi udara
  • Infeksi virus dan bakteri yang tidak tertangani
  • Faktor keturunan, orangtua atau saudara mengidap penyakit jantung

Serangan jantung adalah salah satu penyebab kematian utama di dunia. Untuk itu tidak ada salahnya Anda mengenali gejala penyakit ini.

Baca juga: Ciri-ciri Angin Duduk, Hampir Serupa dengan Masuk Angin Tapi Bisa Timbulkan Serangan Jantung

Apa saja gejala serangan jantung?

Penderita serangan jantung atau infark miokard biasanya merasakan beberapa gejala khas masalah kesehatan ini.

Melansir Mayo Clinic, gejala serangan jantung yang kerap dikeluhkan, antara lain:

  • Dada terasa sakit, tertekan, sesak, atau seperti diremas
  • Nyeri dari dada menjalar ke lengan, leher, rahang, atau punggung
  • Mual, perut tidak nyaman dan sakit, atau bagian perut atas panas seperti terbakar
  • Sesak napas
  • Keluar keringan dingin
  • Kelelahan
  • Kepala pusing tiba-tiba
  • Badan terasa ringan

Apabila mendapati gejala serangan jantung di atas, segera bawa penderita ke rumah sakit atau kontak pertolongan medis darurat.

Baca juga: Manfaat Apel Untuk Mencegah Berbagai Penyakit, Menyehatkan Pencernaan hingga Jantung

Sumber: Kompas.com

Berita lain terkait tips kesehatan

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved