Breaking News:

Berita Internasional

ADIK Kim Jong Un Peringatkan Korsel Agar Tolak Latihan Militer dengan AS Bila Tak Ingin Pecah Perang

Dalam peringatannya, Kim Yo Jong memerintahkan Korsel tidak melakukan latihan militer bersama Amerika Serikat.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Al Jazeera
Kim Yo Jong bersama sang kakak, Kim Jong Un 

TRIBUNJAMBI.COM - Sosok adik Kim Jong Un mendadak beri peringatan kepada Korea Selatan.

Dalam peringatannya, Kim Yo Jong memerintahkan Korsel tidak melakukan latihan militer bersama Amerika Serikat.

Dia juga mengatakan pada hari Minggu (1/8/2021) bahwa Korea Selatan melakukan latihan militer bersama yang sudah direncanakan dengan AS, maka itu akan pula merusak tekad kedua Korea untuk membangun kembali hubungan.

Penyataan Kim Yo Jong turut dilaporkan oleh media pemerintah Korea Utara KCNA, dikutip Sosok.ID dari Reuters.

Kim Yo Jong juga mengatakan bahwa keputusan baru-baru ini untuk memulihkan hotline antara kedua Korea agar tidak boleh dilihat sebagai sesuatu yang lebih dari menghubungkan kembali hubungan "fisik".

Kim Yo Jong, adik perempuan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un menghadiri sebuah acara di Ho Chi Minh Mausoleum, Hanoi, 2 Maret 2019.
Kim Yo Jong, adik perempuan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un menghadiri sebuah acara di Ho Chi Minh Mausoleum, Hanoi, 2 Maret 2019. (AFP/POOL/JORGE SILVA)

Ia turut mengingatkan bahwa akan "tidak bijaksana" untuk mengasumsikan bahwa KTT sudah dekat.

Komentar dari Kim Yo Jong diberikan saat Korea Utara dan Selatan sedang dalam suatu pembicaraan untuk mengadakan pertemuan kembali sebagai bagian dari upaya untuk memulihkan hubungan.

Sementara Washington dan Seoul akan pula mengadakan latihan militer bersama pada akhir Agustus 2021 ini.

“Pemerintah dan militer kami akan terus mengawasi apakah Korea Selatan melanjutkan latihan perang yang agresif, atau membuat keputusan besar. Harapan atau keputusasaan? Itu bukan terserah kami," ujar Kim Yo Jong dalam sebuah pernyataan yang dilansir KCNA.

Kedua Korea, secara teknis masih berkonflik mengenai perang setelah konflik 1950-53 berakhir dengan gencatan senjata.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved