Vaksinasi di Kota Jambi
Soal Vaksin Ketiga Buat Nakes, Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi Sarankan Hal Ini Pada Pemerintah
Berita Kota Jambi - Jasrul bilang ada mekanisme yang perlu terus dibenahi dalam pemberian vaksin tersebut.
Penulis: Rara Khushshoh Azzahro | Editor: Rahimin
Soal Vaksin Ketiga Buat Nakes, Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi Sarankan Hal Ini Pada Pemerintah
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Saat ini dilakukan suntik vaksin ketiga untuk tenaga kesehatan.
Jasrul Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi menanggapi program pemerintah suntik vaksin Covid-19 ketiga bagi tenaga kesehatan (nakes) itu.
Jasrul bilang ada mekanisme yang perlu terus dibenahi dalam pemberian vaksin tersebut.
"Saya kira, selesaikan yang dua dahululah. Satu, dan dua saja belum selesai masyarakat kita," ujarnya.
Kata Jasrul, pada prinsipnya lakukan vaksinasi Covid-19 secara bertahap.
Harapannya, karena terbatasnya vaksin Covid-19, ia meminta upayakan terlebih dahulu masyarakat yang belum.
"Kita minta kepada Dinkes Kota Jambi untuk mengupayakan Puskesmas lebih profesional dalam pelaksanaannya," ujar Jasrul.
Sejauh ini Jasrul mendapati informasi masyarakat komplain sudah datang antre untuk vaksin, namun tidak mendapatkan vaksin Covid-19.
"Jadi mekanisme vaksinasi Covid-19 di Kota Jambi ini harus lebih diperbaiki lagi," ujarnya.
Terlebih, kata Jasrul, Kota Jambi termasuk sudah berpengalaman lantaran sudah melaksanakan vaksinasi yang ke sekian kalinya.
"Tetap kita minta dalam pelaksanaannya itu ada prokes. Jangan sampai antrian yang ingin divaksin berdekatan, dan kadang tidak memakai masker," ujarnya lagi.
Jasrul juga menilaisejauh ini proses vaksinasi di Kota Jambi secara umum sudah baik.
"Kalau ada kesalahan-kesalahan, karena banyak, itu terbilang lumrah serta biasa," pungkasnya.(TribunJambi/Rara Khushshoh Azzahro)
• JNE Jambi Bersama Pihak Kelurahan dan Puskesmas Gelar Vaksinasi Buat Karyawan dan Masyarakat
• VIRAL Kisah Kakek Nangis di Depan Kuburan Istri Setelah 73 Tahun Menikah, Sempat Tak Mau Makan
• 62 Perkara Ditangani Kejaksaan Negeri Tanjab Timur, Kasus Narkotika Paling Mendominasi