Nama Fahri Hamzah Disebut di Sidang Edhy Prabowo, Ngaku Tak Takut Ditangkap KPK: Saya Gak Akan Lari

Perusahaan Fahri Hamzah disebut-sebut dalam sidang kasus yang menjerat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. 

Tribunnews/Irwan Rismawan
Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah. 

TRIBUNJAMBI.COM - Perusahaan Fahri Hamzah disebut-sebut dalam sidang kasus yang menjerat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo

Ternyata Fahri Hamzah bukan hanya seorang politisi, tetapi juga pengusaha.

Ia memiliki perusahaan dibidang ekspor termasuk eskpor-impor benur.

Baru-baru ini heboh nama perusahaan Fahri Hamzah karena disebut-sebut di sidang yang melibatkan terdakwa politisi Gerindra sekaligus mantan Menteri KKP Edhy Prabowo.

PT Nusa Tenggara Budidaya salah satu perusahaan milik Fahri Hamzah diketahui ikut bermitra dengan Kementerian KKP.

Lalu bagaimana reaksi Fahri Hamzah?

Mantan Wakil Ketua DPR itu pun menanggapi soal namanya yang muncul dalam keterangan saksi kasus dugaan korupsi ekspor benih benur lobster dengan terdakwa Edhy Prabowo.

Baca juga: Edhy Prabowo Buka Borok Kementerian Kelautan Era Susi Pudjiastuti, Begini Kondisi Saat Awal Menjabat

Baca juga: Ahok Buat Pejabat Pertamina Gigit Jari, Fasilitas Kartu Kredit yang Limitnya Rp 30 Miliar Dihapus

Melansir Kompas.com, Fahri menyebut bahwa tanggapan itu sudah ia tuliskan di akun Twitter pribadinya yaitu @Fahrihamzah.

Dalam akun Twitter itu, Fahri mengatakan bahwa ia siap ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jika memang ada bukti valid bahwa ia terlibat.

“Demi kepastian hukum, saya bukan saja harus mau tapi harus rela jadi tersangka @KPK_RI jika itu hasil sebuah penemuan bukti awal yang valid. Gak usah takut, saya gak akan lari. Ini tanah tumpah darah saya. Asalkan saya diberi hak membela diri secara terbuka di depan mahkamah,” kata Fahri di akun Twitter miliknya, Rabu (16/6/2021).

Selain itu, dalam kicauannya, Fahri mengajak banyak pihak untuk mendukung KPK dalam upaya pemberantasan korupsi.

Fahri Hamzah
Fahri Hamzah (Istimewa)

Ia juga mengatakan bahwa penegakan hukum bukan merupakan sebuah perang.

“Kita sebagai bangsa harus menciptakan suasana kejiwaan kepada kawan-kawan di @KPK_RI bahwa memberantas korupsi bukanlah pekerjaan serem dan luar biasa. Hukum harus menjamah jiwa manusia secara lembut karena ia milik Tuhan Yang Maha Lembut. Penegakan hukum bukan perang,” tutur dia.

Nama Fahri Hamzah disebut dalam kesaksian Staf Khusus Edhy Prabowo sekaligus terdakwa dugaan kasus korupsi BBL, Safri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved