Tips Kesehatan
Perbedaan Serangan Jantung dan Stroke, Nyeri Dada Menjalar ke Lengan Kiri untuk Serangan Jantung
Beda gejala serangan jantung dan stroke yang bisa dikelani. Ketidaknyamanan di dada atau nyeri dada Ketidaknyamanan tubuh bagian atas.
Kerusakan dapat memengaruhi sejumlah fungsi, termasuk memori, bicara, dan kontrol otot.
Gejala stroke yang umum terjadi meliputi:
- Mati rasa tiba-tiba atau kelemahan di wajah, lengan, atau kaki, biasanya di satu sisi tubuh
- Kebingungan atau kesulitan berbicara atau memahami pembicaraan
- Kesulitan berjalan tiba-tiba, pusing, atau kehilangan keseimbangan atau koordinasi
- Kesulitan melihat pada satu atau kedua mata
- Sakit kepala parah yang tiba-tiba, yang mungkin juga termasuk muntah, pusing, atau kesadaran yang berubah
American Stroke Association menyarankan siapa saja yang mendapati tanda-tanda stroke berikut untuk bisa pergi ke unit gawat darurat:
- Salah satu sisi wajah terasa turun ke bawah atau melorot
- Saat mengangkat kedua tangan, salah satu lengan terkulai lemah atau mati rasa
- Ucapan tidak jelas, seperti cadel atau sengau maupun kesulitan berbicara
Perawatan tepat waktu dapat menyelamatkan nyawa atau mengurangi risiko komplikasi setelah stroke.
Baca juga: Manfaat Jambu Biji untuk Kesehatan, Memiliki Efek Antikanker dan Meningkatkan Kesehatan Jantung
Apa itu serangan jantung?
Dilansir dari Health Line, nyeri dada adalah tanda umum dari serangan jantung, tetapi tidak semua serangan jantung melibatkan nyeri dada.
Serangan jantung atau infark miokard (MI) terjadi ketika masalah di suatu tempat di tubuh mengurangi atau menghalangi aliran darah ke arteri koroner.
Hal ini dapat menghentikan aliran darah ke jantung.
Arteri koroner memasok aliran darah ke otot jantung. Pembuluh darah ini bisa menyempit jika zat seperti lemak dan kolesterol menumpuk. Nama zat tersebut adalah plak.
Plak biasanya menumpuk selama beberapa tahun. Jika potongan plak pecah di arteri jantung, gumpalan darah dapat terbentuk di sekitarnya. Hal ini dapat menghentikan aliran darah normal mencapai otot jantung.
Jika hal ini terjadi, bagian dari otot jantung bisa jadi tidak akan mendapatkan cukup oksigen. Bagian ini akan mulai mati jika sumbatan tidak mendapat pengobatan dengan cepat.
Jaringan parut kemudian akan mulai menggantikan jaringan jantung yang sehat. Ketika ada kerusakan atau kematian pada otot jantung karena kekurangan oksigen dan nutrisi, serangan jantung bisa terjadi.
Apa itu stroke?
Stroke terjadi ketika suplai darah yang rendah ke otak menghentikan jaringan otak dari menerima oksigen dan nutrisi penting lainnya.
Itu bisa terjadi ketika pembuluh darah yang membawa oksigen dan nutrisi ke otak:
- Pecah atau
- Terhalang oleh gumpalan