Breaking News:

Berita Kota Jambi

Pengelola Pasar Angso Duo Belum Bayar Tunggakan, Sekda: Pemprov Masih Menunggu Itikad Baik

Sejauh ini Pemprov Jambi masih menunggu itikad dari pihak PT Era Guna Bumi Nusa (EBN) selaku pengelola pasar Angso Duo untuk membayar tunggakan

TRIBUNJAMBI/ZULKIFLI AZIS
Sudirman 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sekertaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman menyebut Pemprov Jambi belum bisa berandai-andai terkait pengelolaan pasar Angso duo ke depan.

Sejauh ini Pemprov Jambi masih menunggu itikad dari pihak PT Era Guna Bumi Nusa (EBN) selaku pengelola pasar Angso Duo untuk membayar tunggakan kewajiban kontribusi kerjasama BOT kepada Pemprov Jambi sampai batas waktu yang ditentukan yakni Juli 2021.

"Yang sangat penting adalah kita harus harus memastikan ketika sampai pada batas waktunya 120 hari sejak diberikan SP 3, tidak ada i'tikad baik untuk membayar tunggakan, maka kita akan melakukan langkah hukum tentunya ke pengadilan sebagai bentuk perbuatan wanprestasi," kata Sudirman.

Tahapan ke dua lanjutnya, tuntutan dalam wanprestasi itu tentunya menarik balik aset ke Pemprov.

"Nah untuk sampai pada tahapan apakah nanti pasar Angso Duo itu akan dikelola oleh Pemprov atau pihak ke tiga atau BUMD harus ada kajian kembali. Karena ini mengelola bisnis bukan pemerintahan jadi harus yang mengerti bisnis," jelasnya.

Untuk dilelang menurut Sekda sepertinya tidak, namun kemungkinan dikerjasamakan kembali dengan pihak ke tiga atau BUMD. "Tapi kita belum bisa putuskan itu, tapi yang jelas akan ada kajian lebih dahulu," sebutnya.

Urusan dengan pihak EBN sendiri dikatakan Sekda sejauh ini belum ada realisasi. Pihak Pemprov Jambi masih menunggu itikad dari pihak EBN menyelesaikan kewajibanya.

Diberitakan sebelumya, pengelola Pasar Angso Duo baru PT. Era Guna Bumi Nusa (EBN) dinyatakan menunggak kewajiban membayar kontribusi kerjasama BOT (Bangun, Guna, Serah) sebesar Rp 10 Miliar kepada Pemprov Jambi.

Surat peringatan pun telah dilayangkan Pemprov Jambi kepada PT EBN dengan memberi jangka waktu hingga Juli. Jika tidak melunasi maka pihak Pemprov Jambi akan mengambilalih pengelolaan pasar Angso Duo secara sepihak.

Surat Peringatan 1 (SP1), SP2 dan terakhir dengan SP3 tertanggal 9 Februari 2021 serta ditindaklanjuti dengan surat Sekretaris Daerah tertanggal 3 maret 2021 tentang tagihan atas kewajiban PT. EBN.

Hal itu ditegaskan oleh Pj Gubernur Jambi Hari Nur Cahya Murni saat menjawab pemandangan umum praksi terhadap LKPJ Gubernur dalam rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi, Senin (5/3/2021) lalu.

"Sesuai perjanjian antara Pemerintah Provinsi Jambi dengan PT. EBN apabila setelah 120 hari SP3 dan kontribusinya belum dibayarkan maka Pemerintah Provinsi Jambi dapat mengambil alih Pengelolaan Pasar Angso Duo secara sepihak dan untuk hal ini kami akan sangat hati-hati dengan terlebih dahulu berkoordinasi dengan jaksa pengacara negara dari pihak Kejaksaan Tinggi Jambi," kata Bu Nunung panggilan akrabnya.

Baca juga: Satgas Karhutla Telah Lakukan 4 Kali Water Bombing Untuk Padamkan Kebakaran di Tiga Kabupaten

Baca juga: Bungo Peduli Palestina Berhasil Kumpulkan Rp 152 Juta

Baca juga: Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, 3 Warga Bungo Dipenjara Akibat PETI, Kini Ekskavator Ikut Disita Negara

Penulis: Zulkipli
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved