Breaking News:

JOE BIDEN Bebaskan 3 Napi Tertua di Penjara, Usai Dikecam Karena Dukung Israel Serang Palestina

Di tengah kecaman dunia Islam karena mendukung tindakan brutal Israel atas Palestina, Presiden AS Joe Biden janji membebaskan tahanan Teluk Guantanamo

Editor: Rohmayana
ist
Presiden AS Joe Biden berjanji membebaskan 3 narapidana kasus terorisme yang dipenjara di Teluk Guantanamo di tengah kecaman terhadap AS yang mendukung tindakan brutal Zionis Israel. 

Dia akan dibebaskan bersama dengan dua pria lainnya, kata pengacara Paracha Shelby Sullivan-Bennis, yang mewakilinya pada sidang pada November.

Pihak berwenang menuduh dia adalah 'fasilitator' al-Qaeda yang membantu dua konspirator dalam plot 11 September dengan transaksi keuangan.

Dia mengatakan dia tidak tahu mereka al-Qaeda dan menyangkal keterlibatan dalam terorisme.

Baca juga: Ingat Misca Mancung? Dulu Main Sinetron Emak Ijak Ingin ke Mekah, Kini Jualan Parfum Keliling

Pengawal Osama Bin Laden

Dua orang lainnya diidentifikasi sebagai Abdul Rabbani 54 tahun dari Pakistan dan Utsman Abdul Rahim Mohammed Uthman, 40 tahun dari Yaman.

Utsman dicurigai sebagai bagian dari korps pengawal Osama bin Laden.

Pemerintahan Presiden Joe Biden mengatakan pihaknya bermaksud untuk melanjutkan upaya untuk menutup pusat penahanan, sebuah proses yang dihentikan oleh mantan Presiden Donald Trump.

Pengacara Paracha mengatakan dia pikir dia akan kembali ke rumah dalam beberapa bulan ke depan.

Baca juga: Penjelasan Wilayah Israel dan Palestina Tampak Buram di Google Earth

Itu tidak berarti pembebasannya sudah dekat. Tetapi ini adalah langkah penting sebelum pemerintah AS merundingkan perjanjian repatriasi dengan Pakistan untuk kepulangannya.

Seperti kebiasaan, pemberitahuan tersebut tidak memberikan alasan rinci untuk keputusan tersebut dan hanya menyimpulkan bahwa Paracha 'bukan ancaman berkelanjutan' bagi AS, kata Sullivan-Bennis.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved