Selasa, 19 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Mendadak Komnas HAM Diminta Selidiki Kematian Ustaz Maaher, Tapi Begini, Rocky Gerung: Ini Bahaya!

Kematian Maaher At-Thuwailibi atau Ustaz Maaher masih jadi misteri dan hingga kini menjadi perbincangan publik.

Tayang:
Editor: Teguh Suprayitno
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Rocky Gerung ikut komentar terkait kasus kematian Ustaz Maaher di Rutan Mabes Polri. 

Mendadak Komnas HAM Diminta Selidiki Kematian Ustaz Maaher, Tapi Begini, Rocky Gerung: Ini Bahaya!

TRIBUNJAMBI.COM - Kematian Maaher At-Thuwailibi atau Ustaz Maaher masih jadi misteri dan hingga kini menjadi perbincangan publik.

Diketahui, pendakwah bernama Soni Eranata ini meninggal saat di tahan di Rutan Bareskrim Polri.

Belakangan, publik mendesak Komnas HAM untuk turun tangan menginvestigasi kematian Ustaz Maaher.

Polisi sejatinya sudah menerangkan, Ustadz Maaher menolak dibawa ke RS saat sakit yang diidapnya kambuh.

Pengamat politik Rocky Gerung pun angkat suara soal keinginan publik agar Komnas HAM turun tangan.

Sebelumnya, Ustadz Maaher dikabarkan sakit radang usus.

Begini Kondisi Keluarga Ustaz Maaher, Yusuf Mansur Rela Galang Dana, Alhamdulillah Hampir Rp400 Juta

Mata Najwa Tadi Malam Seru, Kecurangan Juliari Batubara Dibongkar Habis Banyak Kesaksian Mengejutkan

Langkah Indonesia Hadapi Bentrokan dengan China Disorot Media Amerika, Perairan Natuna Terancam

Akademisi Rocky Gerung menanggapi desakan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk mengusut meninggalnya Ustadz Maaher At-Thuwailibi.

Hal itu ia sampaikan melalui kanal YouTube Rocky Gerung Official, Rabu (10/2/2021).

Diketahui tersangka kasus ujaran kebencian Soni Eranata alias Ustadz Maaher At-Thuwailibi meninggal dunia di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri akibat sakit yang sudah lama dideritanya.

Ustaz Maaher meninggal di Rutan Mabes Polri.
Ustaz Maaher meninggal di Rutan Mabes Polri. (ist)

Komnas HAM kemudian mendesak penyebab kematian Ustadz Maaher diusut, meskipun pihak keluarga sudah mengonfirmasi sang pendakwah tutup usia karena penyakit dalam.

Menanggapi hal itu, Rocky Gerung menilai kasus ini menarik.

"Ini tema yang menarik. Menariknya bukan karena tema itu seksi, tetapi berbahaya," komentar Rocky Gerung.

Ia menganalisis ada dua alasan Komnas HAM terkesan hati-hati menangani topik kematian Ustadz Maaher.

"Saya bayangkan bahwa Komnas HAM bertindak hati-hati dan terlihat ketakutan karena dua hal," ungkapnya.

Sosok Mayor (Purn) Saleh, Paling Kejam di Akmil yang Hukum AHY dan Ponakan SBY Sampai Jungkir Balik

Borok SBY Dibongkar Saat Kongres, Max Sopacua Kecewa Dibuang dari Demokrat, Begini SBY Aslinya

Kritikan Pedas Darmizal ke AHY, Putra SBY Disebut Lupa Sejarah Demokrat, Sibuk Pencitraan!

Rocky memperkirakan para tokoh di dalam Komnas HAM sedang ketakutan karena ditekan kekuasaan.

"Satu, individunya ditekan habis-habisan oleh kekuasaan," kata Rocky Gerung.

"Artinya tekanan itu melampaui daya tahan subjektif dari masing-masing tokoh Komnas HAM.

Rocky Gerung beri komentar pedas terhadap pernyataan Moeldoko yang menyebut nama Luhut dalam kudeta Partai Demokrat.
RRocky Gerung ikut komentar terkait kasus kematian Ustaz Maaher di Rutan Mabes Polri.(Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S)

Ini tokohnya dulu ya, bukan sebagai lembaga," lanjut dia.

Rocky Gerung Sebut Kasus Kematian Menarik

Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul Ditekan Kekuasaan? Rocky Gerung Beber Komnas HAM Takut Investigasi Kematian Ustadz Maaher di Rutan.

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved