Mendadak Komnas HAM Diminta Selidiki Kematian Ustaz Maaher, Tapi Begini, Rocky Gerung: Ini Bahaya!

Kematian Maaher At-Thuwailibi atau Ustaz Maaher masih jadi misteri dan hingga kini menjadi perbincangan publik.

Editor: Teguh Suprayitno
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Rocky Gerung ikut komentar terkait kasus kematian Ustaz Maaher di Rutan Mabes Polri. 

Mendadak Komnas HAM Diminta Selidiki Kematian Ustaz Maaher, Tapi Begini, Rocky Gerung: Ini Bahaya!

TRIBUNJAMBI.COM - Kematian Maaher At-Thuwailibi atau Ustaz Maaher masih jadi misteri dan hingga kini menjadi perbincangan publik.

Diketahui, pendakwah bernama Soni Eranata ini meninggal saat di tahan di Rutan Bareskrim Polri.

Belakangan, publik mendesak Komnas HAM untuk turun tangan menginvestigasi kematian Ustaz Maaher.

Polisi sejatinya sudah menerangkan, Ustadz Maaher menolak dibawa ke RS saat sakit yang diidapnya kambuh.

Pengamat politik Rocky Gerung pun angkat suara soal keinginan publik agar Komnas HAM turun tangan.

Sebelumnya, Ustadz Maaher dikabarkan sakit radang usus.

Begini Kondisi Keluarga Ustaz Maaher, Yusuf Mansur Rela Galang Dana, Alhamdulillah Hampir Rp400 Juta

Mata Najwa Tadi Malam Seru, Kecurangan Juliari Batubara Dibongkar Habis Banyak Kesaksian Mengejutkan

Langkah Indonesia Hadapi Bentrokan dengan China Disorot Media Amerika, Perairan Natuna Terancam

Akademisi Rocky Gerung menanggapi desakan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk mengusut meninggalnya Ustadz Maaher At-Thuwailibi.

Hal itu ia sampaikan melalui kanal YouTube Rocky Gerung Official, Rabu (10/2/2021).

Diketahui tersangka kasus ujaran kebencian Soni Eranata alias Ustadz Maaher At-Thuwailibi meninggal dunia di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri akibat sakit yang sudah lama dideritanya.

Ustaz Maaher meninggal di Rutan Mabes Polri.
Ustaz Maaher meninggal di Rutan Mabes Polri. (ist)

Komnas HAM kemudian mendesak penyebab kematian Ustadz Maaher diusut, meskipun pihak keluarga sudah mengonfirmasi sang pendakwah tutup usia karena penyakit dalam.

Menanggapi hal itu, Rocky Gerung menilai kasus ini menarik.

"Ini tema yang menarik. Menariknya bukan karena tema itu seksi, tetapi berbahaya," komentar Rocky Gerung.

Ia menganalisis ada dua alasan Komnas HAM terkesan hati-hati menangani topik kematian Ustadz Maaher.

"Saya bayangkan bahwa Komnas HAM bertindak hati-hati dan terlihat ketakutan karena dua hal," ungkapnya.

Sosok Mayor (Purn) Saleh, Paling Kejam di Akmil yang Hukum AHY dan Ponakan SBY Sampai Jungkir Balik

Borok SBY Dibongkar Saat Kongres, Max Sopacua Kecewa Dibuang dari Demokrat, Begini SBY Aslinya

Kritikan Pedas Darmizal ke AHY, Putra SBY Disebut Lupa Sejarah Demokrat, Sibuk Pencitraan!

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved