Berita Nasional

Gegara Minta Anies Baswedan Mundur dari Kursi Gubernur DKI, Kader Gerindra Ini Alami Nasib Sial

Nasib kurang baik pada kader Gerindra Ali Lubis, usai menegur Anies Baswedan dan memintanya turun dari kursi Gubernur.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
(KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Gedung PKK Melati Jaya, Kebagusan, Jakarta Selatan, Jumat (10/5/2019). 

TRIBUNJAMBI.COM - Nasib kurang baik pada kader Gerindra Ali Lubis, usai menegur Anies Baswedan dan memintanya turun dari kursi Gubernur.

Sebelumnya Ali Lubis menegur Anies Baswedan perihal penanganan Covid-19.

Dirinya mengkritik komentar Anies Baswedan yang meminta penanganan Covid-19 diambil alih oleh Pemerintah Pusat.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Gerindra Jakarta Timur ( Jaktim ) itu dikabarkan diberi sanksi oleh partainya.

Ali Lubis bahkan meminta Anies Baswedan turun dari jabatan Gubernur DKI Jakarta.

Baca juga: Dua Petinggi Gerindra Datangi Ariza, Benarkah Bahas Soal Dua Kadernya yang Minta Anies Mundur?

Baca juga: Layaknya Joe Biden, Jusuf Kalla Kuda Hitam di Pilpres 2024 Dijagokan Capres Dampingi Anies Baswedan

Baca juga: Politisi PDIP Sebut Anies Baswedan Lepas Tanggung Jawab Soal Penanganan Covid-19, Padahal APBD Jumbo

Permintaan ini terlontar dari Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Jakarta Timur Ali Lubis.

Alasannya karena Anies Baswedan meminta pemerintah pusat mengambil alih penanganan Covid-19 di Jabodetabek.

"Ini menimbulkan pertanyaan besar apakah Anies menyerah lawan Covid-19? Jika seperti itu maka sebaiknya mundur saja dari jabatan gubernur," ucapnya dalam keterangan tertulis, Senin (25/1/2021).

Sebagai seorang pimpinan yang dipilih langsung oleh masyarakat, ia pun menyebut, upaya penanganan Covid-19 yang dilakukan Pemprov DKI seharusnya didukung oleh masyarakat.

Namun, kenyataannya banyak warga Jakarta yang ternyata melanggar protokol kesehatan dan belum disiplin dalam menerapkannya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES)

"Seharusnya warga Jakarta itu taat dan patuh, tapi sejauh ini malah meningkat warga Jakarta yang terpapar Covid-19," ujarnya.

"Jangan-jangan warga Jakarta sudah tidak mendukung Anies sebagai gubernur," tambahnya menjelaskan.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, Gubernur Anies Baswedan tengah berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait penanganan Covid-19.

Ia menyebut, Anies Baswedan meminta Presiden Joko Widodo turut campur tangan meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan (faskes) di wilayah daerah penyangga ibu kota.

"Pak gubernur berkoordinasi dengan pemerintah pusat berharap pemerintah pusat bisa mengambil alih, memimpin agar ada peningkatan fasilitas di sekitar Bodetabek," ucapnya, Selasa (19/1/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved