Breaking News:

Berita Muarojambi

Polres Muarojambi Siap Kawal dan Amankan Maklumat Kapolri, Soal Larangan Atribut FPI

FPI dibubarkan pemerintah pusat, karangan bunga bentuk dukungan dari masyarakat Muarojambi diletakkan depan kantor Kejaksaan Negeri Muarojambi

Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Rahimin
Tribunjambi/hasbi sabirin
Karangan bunga dari masyarakat Muarojambi atas dibubarkannya FPI. Polres Muarojambi Siap Kawal dan Amankan Maklumat Kapolri, Soal Larangan Atribut FPI 

Polres Muarojambi Siap Kawal dan Amankan Maklumat Kapolri, Soal Larangan Atribut FPI

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hasbi Sabirin

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI  - Front Pembela Islam (FPI) dibubarkan pemerintah pusat, karangan bunga bentuk dukungan dari masyarakat Muarojambi diletakkan depan kantor Kejaksaan Negeri Muarojambi.

FPI dibubarkan berdasarkan keputusan bersama Mendagri, Menkumham, Menkominfo, Jaksa Agung RI, Kapolri dan Kepala BNPT N : 220-4780 Tahun 2020; M.HH 14.HH.05.05 Tahun 2020; 690 Tahun 2020; 264 Tahun 2020; KB/3/XII/2020;  320 Tahun 2020/30/Desember/2020  tentang larangan Kegiatan, Penggunaan Simbol dan Atribut Serta Penghentian Kegiatan Front Pembela Islam.

Baca juga: Review Ikatan Cinta, Nino Menabrak Angga, Aldebaran Terus Ada Di Sisi Andin

Baca juga: Rocky Gerung Tantang Mahfud MD Tegur Jenderal Idham Aziz Gegara Maklumat Kapolri Soal FPI, Berani?

Baca juga: Blue Star Fern Tanaman Hias yang Diprediksi Populer di 2021, Ketahui Cara Menanamnya

Kapolri langsung mengeluarkan maklumat tentang kapatuhan terhadap larangan kegiatan penggunaan simbol dan atribut serta penghentian kegiatan FPI.

Terhadap maklumat itu, pihak Polres Muarojambi siap melaksanakannya.

"Iya, kita Polres Muarojambi siap kawal dan melaksanakan maklumat Kapolri tersebut berdasarkan nomor: Mak/1/I/2021, guna memberikan perlindungan dan menjamin keamanan serta keselamatan masyarakat pasca dikeluarkan keputusan bersama tentang larangan kegiatan, penggunaan simbol dan atribut serta penghentian kegiatan FPI," kata Kapolres Muarojambi AKBP Ardiyanto melalui Kasubag Humas nya AKP Amradi, Minggu (3/1/2021).

Baca juga: 3 Pemuda Ini Nangis Kejer di Kantor Polisi Usai Hina Satgas Covid, Wali Kota Probolinggo: Lanjutkan!

Baca juga: Download Lagu MP3 Sholawat Nissa Sabyan, Video Islami Habib Syech Terbaru 2020 Full Album Terlengkap

Baca juga: Trailer Ikatan Cinta 3 Januari 2021, Aldebaran Masih Tidak Percaya dengan Perasaanya Kepada Andin

Ia menyampaikan, maklumat tersebut bertujuan agar masyarakat tidak terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung dalam mendukung dan memfasilitasi kegiatan serta menggunakan simbol dan atribut FPI. 

Masyarakat diminta segera melaporkan kepada aparat yang berwenang, apabila menemukan kegiatan, simbol, dan atribut FPI serta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum.

Dalam hal ini juga TNI–POLRI dan Satpol PP juga didukung sepenuhnya untuk melakukan penertiban di lokasi-lokasi yang terpasang spanduk/banner,  atribut, pamflet, dan hal lainnya terkait FPI.

Baca juga: Janda Kaya Dari Sukabumi Termakan Rayuan Maut Marinir Gadungan, Setelah Dinikahi Baru Tahu Ditipu

Sehingga, masyarakat tidak bisa mengakses, mengunggah, dan menyebarluaskan konten terkait FPI baik melalui website maupun media sosial.

"Apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat Kapolri  ini, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan yang diperlukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, ataupun diskresi Kepolisian," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved