Breaking News:

BPJS Kesehatan Jambi bersama Anggota Komisi IX DPR RI Menyelenggarakan Sosialisasi Program JKN-KIS

Sebagai upaya bersama menyukseskan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat, BPJS Kesehatan Cabang Jambi bersama Anggota Komisi IX DPR

Istimewa
BPJS Kesehatan Jambi bersama Anggota Komisi IX DPR RI Menyelenggarakan Sosialisasi Program JKN-KIS 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sebagai upaya bersama menyukseskan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat, BPJS Kesehatan Cabang Jambi bersama Anggota Komisi IX DPR RI menyelenggarakan Sosialisasi Program JKN-KIS.

Bertempat di Gedung PKK Desa Rano kec. Sabak Barat, dengan tetap menerapkan pedoman protokol pencegahan penularan covid-19 kegiatan ini dihadiri sebanyak 50 orang peserta dari berbagai Desa terdekat di Kecamatan Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur

Anggota Komisi IX DPR RI daerah pemilihan Provinsi Jambi Hj. Saniatul Lativa yang turut bertindak sebagai narasumber.

Dalam acara kali ini ia menyampaikan apresiasinya pada pelaksanaan sosialisasi bersama ini, ia menyebutkan melalui sosialisasi program JKN-KIS ini BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara program.

Baca juga: Idhuwarsa: Menjadi Peserta JKN-KIS Membuat Saya Tenang Saat Bekerja

Baca juga: VIDEO Massa Berjumlah Ratusan Orang Geruduk Mapolda Jambi

Baca juga: Sapa Media di Tiga Provinsi, PLN Gelar Virtual Meet-up Bareng Media

Komisi IX DPR RI sebagai pengawas penyelenggaraan program pemerintah yang mana salah satunya adalah program JKN-KIS bersama warga bisa sharing untuk berbagi pengetahuan bahkan dapat menyampaikan berbagai keluhan untuk dapat diberikan jalan keluar atau solusi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Saya senang sekali acara sosialisasi ini bisa berjalan dengan baik dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, besar harapan saya jangan sampai sosialisasi hanya dianggap sebagai seremonial yang mana setelah selesai tidak berarti apa apa. BPJS Kesehatan ini adalah program unggulan Pemerintah yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat namun masih harus terus dilakukan perbaikan, untuk itu kehadiran kami disini selain untuk menyampaikan ketentuan kami ingin mendengarkan kendala serta saran dari bapak ibu sekalian terkait penyelenggaraan program ini,” Sebut Sani

Selama pelaksanaan sosialisasi, Sani menjelaskan tentang keseimbangan hak dan kewajiban sebagai warga negara dalam bidang kesehatan.

Ia bahkan mengutip Pembukaan UUD RI 1945, yang mana salah tujuan bernegara untuk melindungi warga negaranya, serta prinsip gotong royong yang harus tetap ada dalam jiwa bangsa dan itu terwujud dalam program JKN-KIS.

“Secara konstitusional, negara wajib memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya, langkah awalnya dibuktikan dengan dibentuknya Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Angka statistik menunjukkan selama kurun waktu 7 tahun penyelenggaraan BPJS Kesehatan, angka kemiskinan yang ditimbulkan akibat penyakit menurun tajam, hal ini juga menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat layanan kesehatan tanpa kekhawatiran akan ketiadaan biaya,” jelasnya.

Baca juga: Target PAD Sarolangun Naik Rp 40 Miliar, Terbesar dari Pajak Penerangan Jalan

Baca juga: Kiwil Akhirnya Beri Jawaban Terkait Rohimah yang Ingin Cerai, Baru Pulang dari Bulan Madu Sama Eva

Baca juga: Namanya Digadang-gadang Bakal Jadi Menteri Sosial, Tri Rismaharini: Saya Tidak Berani Berpikir Itu

Selain pemberian informasi perihal hak dan kewajiban sebagai peserta Program JKN-KIS dan posisi Negara dalam keberlangsungan program JKN-KIS.

Sani pun turut memberikan motivasi terhadap pola perilaku hidup sehat yang harus diterapkan, serta terus mengingatkan tentang protokol kesehatan dalam pencegahan penularan Covid-19.

“Jangan pernah lupakan 3 M, Menjaga jarak aman, Memakai masker dan Mencuci tangan dengan sabun, seperti yang sudah kita terapkan dalam pelaksanaan sosialisasi ini, dan apresiasi saya kepada BPJS Kesehatan yang telah mempersiapkan segala sesuatunya,” tambah Sani.

Adalah Anwar, salah seorang warga desa Rano kecamatan Sabak Barat yang turut menjadi peserta sosialisasi mengaku puas akan sosialisasi yang diberikan, dirinya mengapresiasi BPJS Kesehatan dan Komisi IX DPR RI yang bersedia menyambangi ia dan warga desa nya untuk mendapatkan sosialisasi.

Baca juga: GAWAT! Aldebaran Hajar Nino yang Berbohong, Reaksi Elsa? Baca Ikatan Cinta 16 Desember 2020 di Sini

Baca juga: Proses Rekapitulasi Pilgub Jambi Banyak Muncul Keberatan dari Paslon, Ini Kata Ketua KPU Kota Jambi

Baca juga: LINK NONTON Ikatan Cinta 16 Desember 2020, Papa Surya Murka ke Elsa! Simak Biodata dari Sari Nila

“Awalnya kami merasa was-was, pandemi begini kok bikin acara sosialisasi, namun setelah Kepala Desa memberi tau bahwa lokasi diruang terbuka dan peserta sosialisasi juga terbatas dan tetap memperhatikan protokol kesehatan, warga pun antusias dan jujur saja saya merasa beruntung mengikutinya karena semua pertanyaan saya dan warga terjawab dengan baik,” sebut Anwar.

“Bapak dan Ibu sekalian yang menjadi pesan saya adalah, menjadi peserta JKN-KIS dan membayar iuran jangan ketika dibutuhkan saja, segera daftarkan diri dan keluarga menjadi sebelum sakit, dan jangan lupa untuk rutin membayar iuran walaupun tidak sakit menjadi amal sedekah kita untuk peserta lain yang sedang sakit,” tutup Sani.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved