Namanya Digadang-gadang Bakal Jadi Menteri Sosial, Tri Rismaharini: Saya Tidak Berani Berpikir Itu

Akhir-akhir ini, nama Wali Kota Surabaya dua periode itu disebut-sebut berpeluang berangkat ke Jakarta mengisi kursi Mensos. 

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Tri Rismaharini tak kuasa menahan tangis saat doa dipanjatnya Bu Nyai dalam doa bersama untuk kemenangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Cawali-Cawawali) Surabaya nomor urut 1, Eri Cahyadi-Armudji, di Hotel Pesonna, Surabaya. Jumat (4/12/2020). Acara itu juga dihadiri Cawali Surabaya Eri Cahyadi dan istri Rini Eri Cahyadi; ibunya Eri Cahyadi, Mas Ayu Esa Aisyah. Tokoh-tokoh perempuan Madura yang hadir diantaranya; Nyai Hj Makkiyah As'ad, yang merupakan putri KH As'ad Syamsul Arifin, Nyai Hj Muthmainnah Aschal, cucu dari dari KH Syaichona Kholil, Bangkalan, Nyai Hj Ainur Rohmah, Nyai Oranye, Nyai Jamilah, Nyai Nuril, Nyai Khomsatun. 

TRIBUNJAMBI.COM - Nama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini masih menjadi perbincangan hangat dalam lingkaran bursa kursi Mensos RI.

Saat ditemui di salah satu kegiatannya, Rabu (16/12/2020), Risma mengaku belum berpikir mengenai hal itu. Menurut dia, jabatan tersebut diakui tak mudah. 

"Coba berapa orang di Indonesia ini sangat tergantung dari Menteri Sosial? Jadi itu kenapa aku ndak berani sama sekali berpikir. Saya tidak berani berpikir itu," kata Risma. 

Akhir-akhir ini, nama Wali Kota Surabaya dua periode itu disebut-sebut berpeluang berangkat ke Jakarta mengisi kursi Mensos

Beberapa kalangan menilai, Risma yang sudah dua periode di Surabaya, pengalaman dan kinerjanya disebut bisa menjadi modal merapat ke kabinet.

Baca juga: Perjalanan Asmara Setiap Zodiak 17 Desember 2020, Peruntungan Gemini Bakal Boros, Leo Buat Jadwal

Baca juga: ROCKY GERUNG Buka-bukaan soal ILC Tamat, Cium Gelagat Aneh dan Sebut Sering Diganjal ke ILC tvOne

Namun, jawaban Risma sama seperti sebelumnya. Apalagi, menurut dia, tugas di Kementerian Sosial diakui pasti tak sembarangan. 

Misalnya menangani perihal bantuan kepada warga, ada beragam bantuan di Kementerian Sosial. Jika keliru, kata Risma, pertanggungjawaban juga di hadapan Tuhan. 

"Makanya kenapa, kalau aku tidak berpikir, aku tidak meminta, pasti Gusti Allah nanti akan membantu saat aku sulit," terang Risma. 

Politisi PDI Perjuangan itu mengaku untuk urusan itu pihaknya juga perlu mendapat arahan dari Ketua Umum partainya, Megawati Soekarnoputri.

Sejauh ini belum ada arahan mengenai hal tersebut. 

"Tapi bukan aku yang minta, atau aku yang kepingin. Kalau aku yang kepingin aku takut itu tadi, karena sekian juta tergantung pada bantuan-bantuan," ujar Wali Kota perempuan pertama di Surabaya itu.

Baca juga: Dihantam Pandemi UMKM Jambi Ini Menolak Tutup, Sukses Strategi Buka Lini Usaha Baru

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved