Editorial
Membersihkan Ujung Tombak; KPPS dan Ancaman Penyebaran Virus Corona
Pada Pilkada Serentak 2020 yang diadakan saat situasi pandemi Covid-19 ini, masyarakat juga mengharapkan KPPS yang bersih dari virus corona
Pilkada ini adalah pesta demokrasi, yang harus bisa memberi efek kegembiraan, sesuai dengan namanya.
Kita semua berharap tak terjadi klaster baru akibat pelaksanaan Pilkada ini.
Baca juga: Warga Mendahara Diterpa Bencana, Selasa Sore Satu Unit Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah
Baca juga: BREAKING NEWS: Warga Teluk Nilau Dihebohkan Kemunculan Empat Macan Tutul
Baca juga: Suami WFH Sering Menyuruh Istri Jadi Musabab KDRT, Kasus Meningkat di Masa Pandemi Covid di Jambi
Baca juga: Mulai Terungkap Pemeran Wanita Video Syur 19 Detik, Polisi Sebut Ada Indikasi Kemiripan dengan Gisel
Untuk menghindari klaster pencoblosan, maka yang perlu dilakukan adalah memastikan semua KPPS tidak ada yang positif virus corona.
Perlu dilakukan uji swab kepada para petugas yang menunjukkan gegala, dan juga kepada yang reaktif hasil rapid test.
Harus secepatnya.
Selain itu KPU juga harus menyiapkan langkah-langkah strategis bila ditemukan adanya KPPS yang terkonfirmasi positif virus corona.
Perlu transparansi, untuk meyakinkan publik, supaya masyarakat yang memiliki hak pilih tetap mau berpartisipasi ke TPS, dan melakukan antisipasi.
Kita berharap semua pihak juga mengambil peran masing-masing sesuai dengan fungsinya untuk menekan penularan virus corona ini.
Termasuk pemilih, agar memberitahu kondisinya kepada petugas sebelum masuk ke lokasi pemilihan.
Pesta ini harus meriah, tapi jangan sampai menjadi duka. Unjung tombaknya, KPPS, haruslah jadi perhatian utama semua pihak. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/proses-rapid-test-penyelenggara-pemilu-di-bungo.jpg)