Heboh Macan Tutul di Teluk Nilau
BREAKING NEWS: Warga Teluk Nilau Dihebohkan Kemunculan Empat Macan Tutul
Munculnya empat ekor macan tutul tersebut saat macan tutul tersebut berada di atas pohon karet tepat berada di rumah satu warga yaitu Marjuni.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Masyarakat Parit 2 RT 23 Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat dihebohkan dengan munculnya empat ekor macan tutul di wilayah mereka.
Kejadian tersebut terjadi pada Selasa (24/11) sekira pukul 11.30 WIB.
Kemunculan macan tutul tersebut membuat warga sekitar takut.
Munculnya empat ekor macan tutul tersebut saat macan tutul tersebut berada di atas pohon karet tepat berada di rumah satu warga yaitu Marjuni.
Kejadian tersebut sudah di tangani oleh Pihak Kepolisian dan berkoordinasi dengan pihak terkait.
Baca juga: Gantikan Idham Azis, 5 Jenderal Ini Berpeluang, Jokowi Diprediksi Beri Calon Tunggal Kapolri ke DPR
Baca juga: Sosok Praka Martin Priyadi Nata Candra Chaniago Dan Selingkuhan Mutilasi Istri, Dihukum 20 Tahun
Baca juga: VIDEO: Banjir Terjang Limun Sarolangun, Akses ke Cerminan Gedang dan Batang Asai Diduga Putus
Hal ini disampaikan oleh Kapolres Tanjabbar, AKBP Guntur Saputro saat dikonfirmasi.
Ia menyebutkan bahwa pihaknya telah mendapatkan laporan tersebut.
"Sudah kita koordinasikan dengan BKSDA (Badan Konservasi Sumber Daya Alam) Provinsi Jambi untuk bagaimana mengamankan macan tutul ini," katanya.
Lebih lanjut disampaikan oleh Kapolres bahwa kejadian bermula ketika seorang tetangga Marjuni yaitu Samsul Bahri melihat ada tiga ekor macan tutul tengah berada di atas pohon karet.
Namun, kata Samsul macan tutul tersebut memang sering muncul di dekat perkebunan belakang rumah Marjuni.
"Kemudian ada satu ekor diduga induknya berada di bawah pohon, berdasarkan keterangan kita peroleh sudah lebih kurang stau bulan sering muncul di lokasi tanaman karet milik warga dan ketika malam hari sering timbul di belakang rumah warga dan sudah meresahkan masyarakat," ungkap Kapolres berdasarkan keterangan saksi.
Sementara itu, Kapolres meminta masyarakat jangan terlalu resah namun tetap waspada.
Ia juga mengimbau warga untuk menjaga anak-anaknya jangan main di luar rumah dan tetap memantau situasi dan kondisi di sekitar lingkungan.
"Kita mengimbau warga untuk anak-anak kecil dijaga dan jangan dibiarkan main di luar sendiri."
"Sembari nanti pihak BPKSDA datang dan menindaklanjuti," pungkasnya.
(tribunjambi/samsul bahri)
Baca juga: Tema ILC Malam Ini 24 November 2020, Bahas Kepala Daerah Terkait Kerumunan, Gubenur Bisa Dicopot?
Baca juga: VIDEO: Banjir Terjang Limun Sarolangun, Akses ke Cerminan Gedang dan Batang Asai Diduga Putus
Baca juga: FOTO-FOTO: Habis, Ruko Karpet Terbakar di Simpang Siliwangi, Sarolangun, Dua Motor ikut Hangus