Berita Nasional
Gantikan Idham Azis, 5 Jenderal Ini Berpeluang, Jokowi Diprediksi Beri Calon Tunggal Kapolri ke DPR
Namun, Lemkapi memprediksi Presiden Joko Widodo ( Jokowi) akan kembali menunjuk calon tunggal Kapolri pengganti Idham Azis yang diberikan kepada DPR
TRIBUNJAMBI.COM - Bursa pencalonan Kapolri kembali memanas dibahas, bahkan Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) mencatat setidaknya ada lima jenderal bintang tiga yang berpeluang menjadi pengganti Kapolri Jenderal Idham Azis.
Namun, Lemkapi memprediksi Presiden Joko Widodo ( Jokowi) akan kembali menunjuk calon tunggal Kapolri pengganti Idham Azis yang diberikan kepada DPR RI.
Seperti diketahui, Kapolri Idham Azis akan pensiun pada Januari 2021.
"Lemkapi memprediksi Presiden akan mengirim hanya satu pati polri bintang tiga sebagai calon kapolri ke DPR," kata Direktur Eksekutif Lemkapi, Edi Saputra Hasibuan saat dihubungi, Selasa (24/11/2020).
Baca juga: TERBARU 14 Jenderal Calon Kuat Pengganti Kapolri Idham Aziz, Mantan Ajudan Jokowi Ini Ikut Masuk
Baca juga: Irjen Napoleon Mengaku Kasusnya Direkayasa, Tak Mau Sebut Terkait Kapolri, Tapi Bilang Ini Dalangnya
Baca juga: Irjen Napoleon Duga Kasus Yang Menjeratnya Ada Kaitan Dengan Bursa Calon Kapolri, Tuduhan Rekayasa
Lemkapi, kata Edi, mencatat telah ada 5 jenderal bintang tiga yang menguat menjelang Jenderal Idham Azis pensiun pada Januari 2021 nanti.
Mereka semuanya memenuhi syarat untuk menggantikan eks Kabareskrim tersebut.
"Lemkapi mencatat ada 5 jenderal bintang tiga yang memenuhi syarat dan berpeluang besar sebagai Kapolri. Idealnya nanti presiden akan mengambil pati polri bintang 3 dari angkatan 88, 89, 90, 91.
Saya kira nama sudah bisa dibaca. Biar kelihatan ada regenerasi. Untuk 87 tetap ada. Tapi semua itu tergantung presiden," ungkapnya.

Menurut dia, sesuai uu nomor 2 tahun 2002 tentang Polri, hanya mereka yang bintang tiga memenuhi syarat sebagai calon kapolri. Sedang pati polri yang bintang dua tidak bisa kecuali dalam waktu dekat mendapat job bintang tiga.
Selain bintang 3, syarat lainnya adalah memiliki prestasi dan berpengalaman memimpin wilayah. Kemudian yang lebih penting lagi memimiliki cemistry atau kecocokan dengan presiden agar bisa mengujudkan visi misi Presiden.
"Kami melihat faktor cemistry yang paling dominan. Tanpa memiliki cemistry yang baik sulit direkomendasikan Presiden untuk calon kapolri," tukasnya.
Baca juga: Geng Solo Dipreteli, Bursa Pemilihan Kapolri Pengganti Idham Azis Memanas, IPW: Geng Solo Calon Kuat
Baca juga: Rekam Jejak 3 Kapolda di Jawa yang Diprediksi Ramaikan Bursa Pemilihan Kapolri, Idham Azis Pensiun
Baca juga: Selangkah Lagi Irjen Mohammad Fadil Imran Bisa Gantikan Kapolri Jenderal Idham Azis, Ini Lawannya
Jelang Pergantian Idham Aziz, Polri Mutasi Besar-besaran, 30 Jenderal Pensiun Terbanyak Alumni 86
Diberitakan sebelumnya, menjelang pergantian Kapolri Jenderal Idham Aziz pada Januari 2021 mendatang, akan ada mutasi besar-besaran di tubuh Polri.
Seperti diketahui, Kapolri Idham Aziz akan diganti karena memasuki masa pensiun pada Januari 2021.
Akan adanya mutasi besar-besaran di korps Bhayangkar itu berdasarkan informasi yang diterima Indonesia Police Watch ( IPW).
"Mutasi itu akan ada dua sampai tiga jenderal bintang dua yang bakal naik menjadi bintang tiga. Para perwira yang naik menjadi bintang tiga itu dipastikan akan masuk dalam bursa calon Kapolri untuk menggantikan Idham Aziz," kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam keterangannya, Kamis (12/11/2020).