Selasa, 9 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Nasional

Geng Solo Dipreteli, Bursa Pemilihan Kapolri Pengganti Idham Azis Memanas, IPW: Geng Solo Calon Kuat

Namun, peluang Nana kini menjadikannya semakin tipi setelah dirinya dicopot dari jabatannya sebagai kapolda Metro Jaya

Tayang:
Editor: Andreas Eko Prasetyo
Tribunnews
Mantan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana (kanan) sosok yang disebut jadi calon kuat Kapolri pengganti Jenderal Polisi Idham Azis, dirinya disebut masuk geng Solo karena pernah bertugas di wilayah Solo 

TRIBUNJAMBI.COM -Bursa calon Kapolri makin panas setelah Geng Solo diduga dipereteli menjelang suksesi pada Januari 2021.

Geng Solo sendiri mencerminkan kepada para perwira yang pernah berada di Solo.

Beberapa dari mereka memiliki karier yang bagus. Salah satunya adalah Nana Sudjana.

Namun, peluang Nana kini menjadikannya semakin tipi setelah dirinya dicopot dari jabatannya sebagai kapolda Metro Jaya.

Baca juga: 3 Jenderal di Jawa Bersaing Ketat Jadi Kapolri, Ini Profil Kapolda Pilihan Jenderal Idham Aziz

Baca juga: Rekam Jejak 3 Kapolda di Jawa yang Diprediksi Ramaikan Bursa Pemilihan Kapolri, Idham Azis Pensiun

Baca juga: Pesan Kapolri Buat Kapolda Jambi & 7 Kapolda Yang Dilantik, Jaga Netralitas Hingga Tegakkan Prokes

 

Pencopotan kapolda Metro bagian dari manuver persaingan dalam bursa calon Kapolri, ”kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane, Selasa (17/11).

Selain Nana, ada Brigjen (Pol) Ahmad Lutfi dan Komjen Listyo Sigit Prabowo yang kariernya juga meroket.

Setelah Nana dicopot, persaingan menuju kursi orang nomor satu di Korps Bhayangkara kian panas.

Dicopotnya dua Kapolda karena gagal mengatasi kerumunan Habib Rizieq dinilai sebagai bagian dari persaingan bursa calon Kapolri.

PROTOKOL KESEHATAN - Mantan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana dan Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman, menggelar kegiatan penerapan, pengawasan, pendisiplinan protokol kesehatan di Pasar Blok A Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2020). Dalam kesempatan ini kapolda dan pangdam menyerahkan bantuan sosial sembako, masker dan rompi penegak disiplin kepada sejumlah elemen masyarakat di Tanah Abang. Hal ini dilakukan dalam rangka penanganan dan pencegahan penyebaran wabah Covid-19 di ibukota.
PROTOKOL KESEHATAN - Mantan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana dan Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman, menggelar kegiatan penerapan, pengawasan, pendisiplinan protokol kesehatan di Pasar Blok A Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2020). Dalam kesempatan ini kapolda dan pangdam menyerahkan bantuan sosial sembako, masker dan rompi penegak disiplin kepada sejumlah elemen masyarakat di Tanah Abang. Hal ini dilakukan dalam rangka penanganan dan pencegahan penyebaran wabah Covid-19 di ibukota. (WARTAKOTA/Henry Lopulalan)

Hal tersebut dituturkan oleh Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane.

Salah satu nama yang digadang-gadang sebagai calon kuat sebagai bakal TB1 adalah Irjen Pol Nana Sudjana, mantan Kapolda Metro Jaya.

Pasalnya, Nana Sudjana dianggap sebagai salah satu 'Geng Solo'.

"Yang lebih mengkhawatirkan adalah Kapolda Metro ini kan sempat digadang-gadang sebagai calon kuat Kapolri. Apakah ini bagian dari persaingan untuk menjatuhkan?" ujar Neta, dikutip Tribunjambi.com dari Tribunnews.com, Selasa (17/11/2020).

Ada dua sisi yang dilihat oleh IPW pada kasus pencopotan Nana Sudjana ini.

Baca juga: 3 Jenderal di Jawa Bersaing Ketat Jadi Kapolri, Ini Profil Kapolda Pilihan Jenderal Idham Aziz

Baca juga: Nina Li Chi, Istri Cantik Jet Li yang Kerap Beradegan Panas Sama Jackie Chan di Film, Ini Potretnya

Baca juga: Dampak Kerumunan Habib Rizieq Shihab, 77 Orang Positif Covid-19

 

Di satu sisi, pencopotan Nana Sudjana adalah sanksi konsekuensi dari adanya peraturan Kapolri tentang pelarangan pengumpulan massa.

"Di sisi lainnya, IPW melihat ini jangan-jangan bagian dari persaingan bursa calon Kapolri, karena beliau ini 'Geng Solo' yang disebut-sebut calon kuat juga," kata dia.

Sumber: TribunNewsmaker
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved