Cara Agar Prediabetes Tak Menjadi Diabetes Kuncinya Ubah Pola Makan

Didiagnosis prediabetes artinya Anda menunju ke arah diabetes tipe 2.Cara agar prediabetes tak menjadi diabetes kuncinya ubah pola pakan.

Editor: Sulistiono
simpson33
ilustrasi diabetes-Didiagnosis prediabetes artinya Anda menunju ke arah diabetes tipe 2.Cara agar prediabetes tak menjadi diabetes kuncinya ubah pola pakan. 

TRIBUNJAMBI.COM - Diabetes harus mendapatkan respons cepat untuk pengobatan. Penyakit ini apabila tak segera diobati bisa berdampak lebih buruk pada kesehatan penderitanya, bahkan bisa menyebabkan kematian.

Ada banyak cara mengobati diabetes. Baik secara medis maupun non medis. Bagi kalian yang memperoleh diagnosis prediabetes, itu ibaratnya sebuah alarm peringatan.

Dilansir Healthline, prediabetes adalah kondisi yang ditandai dengan gula darah (glukosa) sangat tinggi secara tidak normal, yang umumnya disebabkan oleh resistensi insulin.

Baca juga: Deretan Herbal Alami Bagi Penderita Diabetes Disebut Paling Ampuh dan Aman, Tetap Jalani Pantangan

Baca juga: 11 Obat Sakit Diabetes Bahan Herbal, untuk Menurunkan Gula Darah

Ini adalah kondisi di mana tubuh tidak menggunakan insulin dengan benar. Didiagnosis prediabetes artinya Anda menunju ke arah diabetes tipe 2, penyakit yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kardiovaskular.

Namun, bukan berarti diabetes tak dapat dihindari bahkan ketika Anda sudah didiagnosis prediabetes. Kuncinya adalah intervensi dini, untuk mengeluarkan gula darah dari kisaran prediabetes.

IUlustrasi mengobati diabetes
Didiagnosis prediabetes artinya Anda menunju ke arah diabetes tipe 2.Cara agar prediabetes tak menjadi diabetes kuncinya ubah pola pakan.

Pola makan menjadi hal penting untuk diperhatikan. Lalu, perubahan pola makan apa saja yang perlu dilakukan?

1.Membatasi makanan dengan indeks glikemik tinggi

Indeks glikemik (GI) adalah alat yang dapat digunakan untuk menentukan bagaimana makanan tertentu dapat memengaruhi gula darah.

Makanan tinggi GI akan meningkatkan gula darah lebih cepat. Makanan dengan serat tinggi rendah GI, sementara makanan yang diproses dan rendah atau tidak memiliki serat dan nutrisi memiliki GI tinggi.

Karbohidrat olahan, yang dapat dicerna dengan cepat, memiliki peringkat tinggi pada GI. Contohnya adalah roti putih dan nasi putih, serta soda dan jus untuk minumannya.

Baca juga: Cegah dan Lawan Diabetes dari Rumah, Tropicana Slim Kampanyekan #Hands4Diabetes2020 Online Festival

Baca juga: Dalam Rangka World Diabetes Day 2020, Tropicana Slim Ajak Keluarga Indonesia Cegah Diabetes

Makanan dengan peringkat GI sedang masih boleh dikonsumsi, contohnya roti gandum dan nasi merah. Meskipun, tetap saja makanan tersebut tidak sebaik makanan-makanan dengan GI rendah, seperti ubi jalar, jagung, pasta (gandum utuh), roti gandum utuh, sayuran tanpa zat tepung (seperti wortel dan bayam), dan lainnya.

Label makanan dan nutrisi pada kemasan tidak mengungkapkan GI dari suatu produk. Oleh karena itu, catatlah kandungan serat yang tercantum pada label untuk membantu menentukan peringat GI sebuah makanan.

Selain itu, batasi makanan dengan kandungan lemak jenuh tinggi. Selain untuk mengurangi risiko pengembangan prediabetes juga untuk mengurangi risiko pengembangan kolesterol tinggi dan penyakit jantung.

Baca juga: 3 Jenis Minuman Ini Berbahaya bagi Penderita Diabetes - Soda hingga Minuman Berenergi

Baca juga: 4 Obat Sakit Diabetes Bahan Herbal, Simak Cara Pengolahannya yang Mudah

Mengonsumsi makanan campuran adalah trik yang baik untuk mengakali asupan GI dan lemak jenuh. Misalnya, jika Anda berencana makan nasi putih, padukan nasi dengan sayuran dan ayam untuk memperlambat pencernaan daan meminimalisasi lonjakan gula darah.

2. Mengontrol porsi

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved