Positif Corona Jambi Tambah

UPDATE Hari Ini Pasien Covid-19 Provinsi Jambi Bertambah 9 Sembuh 20 Orang, per Tanggal 26 Oktober

Pasien covid-19 terus bertambah, namun kabar baiknya angka penambahannya hari ini Senin (26/10/2020) hanya sebanyak 9 orang.

Penulis: Zulkipli | Editor: Nani Rachmaini
Istimewa
Pasien covid-19 terus bertambah, namun kabar baiknya angka penambahannya hari ini Senin (26/10/2020) hanya sebanyak 9 orang. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pasien covid-19 terus bertambah, namun kabar baiknya angka penambahannya hari ini Senin (26/10/2020) hanya sebanyak 9 orang.

Kini secara total jumlah pasien covid-19 di Provinsi Jambi mencapai 1.149.

Pasien baru ini berasal dari Kota Jambi sebanyak 5 orang, Sarolangun 1 orang, Tanjabbarat 1 orang, Muaro Jambi 1 orang dan Kota Sungai Penuh 1 orang.

Sementara itu, angka pasien sembuh juga terus bertambah, hari ini tercatat sebanyak 20 pasien covid-19 sembuh di Provinsi Jambi.

Baca juga: Evaluasi Debat Pertama Cagub Jambi, Pengamat Dorong KPU Lebih Kritis

Baca juga: Hilalatil Badri Kesal, Satgas Covid-19 di Kecamatan Belum Juga Terbentuk

Baca juga: Jadwal Liga Italia Nanti Malam, Ada AC Milan vs AS Roma, Prediksi Pertandingan hingga Prediksi Skor

Total pasien sembuh kini mencapai 521 orang, meninggal 21 orang, dan pasien dalam proses perwatan sebanyak 607 orang.

Untuk jumlah spesimen swab yang masih menunggu hasil hingga kini masih sebanyak 212 sampel. (tribunjambi/kip)

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Pengamat: Pelonggaran Area Publik Belum Tepat

Pemerintah Kota Jambi telah melonggarkan batasan aktifitas warga di luar rumah, dari ssbelumnya pukul 21.00 WIB, kini menjadi pukul 22.00 WIB.

Area publik Tugu Keris Siginjei pun kembali dibuka, setelah sempat ditutup karena alasan mencegah penyebaran Covid-19.

Namun kebijakan ini, mendapat sorotan dari pengamat kebijakan publik di Provinsi Jambi, Nasroel Yasir.

Menurutnya, kebijakan tersebut belum tepat, mengingat masih tingginya kasus Covid-19 di Jambi. Bahkan cenderung terus bertambah.

"Saya pikir yang terpapar kan semakin hari semakin tinggi. Artinya pemerintah Kota Jambi harus bertanggung jawab," kata Nasroel, saat dihubungi melalui selusernya, Senin (26/10/2020).

Dia mengatakan, harusnya Pemkot Jambi melakukan pengetatan. Terlebih jika dibuka tidak ada ketegasan terkait penerapan protokol kesehatan.

"Jangan mentang-mentang di buka lagi kawasan Tugu Keris terus dibiarkan befitue saja. Harus diawasai. Protokol kesehatannya harus dijalankan," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved