Berita Nasional

Polisi Sampai Minta Bantuan FPI Tenangkan Massa Demo Omnibus Law Rusuh: Terima Kasih Teman-teman FPI

Polisi Sampai Minta Bantuan FPI Tenangkan Massa Demo Omnibus Law Rusuh: Terima Kasih Teman-teman FPI

Editor: Andreas Eko Prasetyo
channel YouTube Kompas TV
Kali ini berbagai organisasi masyarakat, seperti FPI, GNPF Ulama, PA 212 hingga HRS Center menggelar demo penolakan terhadap UU Ciptaker di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta pada Selasa (13/10/2020). 

Meski demikian, jaga jarak sulit dilakukan lantaran padatnya aksi unjuk rasa ini.

Baca juga: Pascacurah Hujan Tinggi, Air Sungai Batanghari Naik, Waspada 5 Daerah Rawan di Batanghari Ini

Baca juga: Jokowi Disindir Fahri Hamzah, Sebut Tak Miliki Penasehat Hukum yang Masuk Akal Gegera Omnibus Law

Baca juga: Resmi Tiga Bank Syariah BRI, BNI dan Mandiri Merger, Aset Mencapai Rp 245 Triliun, Siapa Anggotanya?

Mereka juga membawa bendera merah putih pada aksi tersebut.

Terdengar ada beberapa orang berorasi untuk menolak UU Cipta Kerja.

Dalam orasi itu, mereka sempat mengucapkan ulang tahun Tentara Nasional Indonesia.

"Pertama untuk TNI selamat ulang tahun 5 Oktober lalu, hidup TNI, hidup TNI," kata orator.

Kemudian orator menyinggung cita-cita para pendiri bangsa agar orang Indonesia bisa sejahtera di negaranya sendiri.

"Kita lahir karena revolusi, kita lahir karena perjuangan para pendiri bangsa dan negara, para pendiri bangsa dan negara sudah bertakat untuk mencapai apa yang diinginkan dan dicita-citakan," jelas orator.

Menurutnya, para pendiri bangsa ingin WNI menjadi tuan rumah di negaranya sendiri.

Orator mengatakan, pendiri bangsa tentu tak ingin masyarakat Indonesia kembali menderita seperti pada masa penjajahan.

Sebaliknya, Indonesia harus bisa bersaing dengan negara lain.

"Kedua Ingin menyejahterakan rakyat Indonesia, sehingga tidak menderita seperti apa yang dialami selama penjajahan."

"Pendiri kita menginginkan bangsa Indonesia mengejar bangsa dan negara lain yang sudah maju," seru orator.

Dengan adanya UU Cipta Kerja, orator mengatakan bahwa warga Indonesia akan bisa merasakan apa yang terjadi di masa lalu.

Di mana warga Indonesia justru menjadi budak di negaranya sendiri.

"Kenapa kita berdemontrasi, undang-undang itu jika jadi, rasa-rasanya kita akan jadi babu di negara sendiri," pungkasnya. (TribunWow.com/Mariah Gipty)

Artikel Ini Telah Tayang di TribunWow.com 

https://wow.tribunnews.com/amp/2020/10/13/detik-detik-aksi-demo-tolak-uu-cipta-kerja-berujung-ricuh-polisi-fpi-tolong-bantu-kita-kerja-sama?page=all

IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:

Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved