Berita Nasional
Polisi Sampai Minta Bantuan FPI Tenangkan Massa Demo Omnibus Law Rusuh: Terima Kasih Teman-teman FPI
Polisi Sampai Minta Bantuan FPI Tenangkan Massa Demo Omnibus Law Rusuh: Terima Kasih Teman-teman FPI
Demi menenangkan para perusuh, polisi itu meyakinkan bahwa pihaknya tidak bergerak.
"Kami dari pihak kepolisian tidak ada yang bergerak, kami dari kepolisian tidak ada yang bergerak."
"Itu teman-teman yang ada di belakang jangan ada yang melempar," serang polisi.
Baca juga: Mahasiswi Bungo Kesurupan, Pindah ke Satpol PP lalu Polwan hingga Muntah-muntah, Demo di DPRD
Baca juga: Polwan di Bungo Ikut Kesurupan saat Tolong Mahasiswi yang Kesurupan, Satpol PP Juga, Ricuh
Baca juga: Potensi Banjir di Sarolangun, BPBD Imbau agar Empat Kecamatan Ini Berhati-hati
Terdengar polisi berulang kali meminta bantuan FPI karena kewalahan dengan aksi perusuh.
Sehingga, polisi juga mengucapkan rasa terima kasih bagi FPI yang ikut membantu berusahan menenangkan para perusuh.
"Teman-teman FPI tolong dibantu, kami tidak akan bergerak , kami dari kepolisian tidak akan bergerak."
"Terima kasih teman FPI yang membantu kami, terimakasih teman-teman FPI yang membantu kami," ungkap polisi.
Lihat videonya:
Aksi Damai PA 212
Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja mengundang kontroversi berbagai pihak.
Buruh, mahasiswa, pelajar hingga aktivis turut menyampaikan penolakannya atas undang-undang yang dianggap merugikan kalangan bawah itu.
Kali ini berbagai organisasi masyarakat, seperti FPI, GNPF Ulama, PA 212 hingga HRS Center menggelar demo penolakan terhadap UU Cipta Kerja di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta pada Selasa (13/10/2020).
Aparat gabungan di Depok, Jawa Barat disiagakan menyekat massa yang akan demo UU Cipta Kerja menuju Jakarta, Selasa (13/10/2020). (Tribun Jakarta/Dwi Putra Kesuma)
Dalam tayangan dari Kompas TV pada Selasa siang, demo berjalan dengan tenang.
Terlihat ribuan orang memadati jalan dengan memakai pakaian serba putih dengan masker menutupi wajah mereka.