Anggota TNI 4 Jam Kepung Markas KKB Pimpinan Egianus Kogoya, 1 Orang Ditembak Mati
Satu anggota KKB Papua ditembak mati oleh TNI dan empat anggota lainnya lari ke hutan. Mereka anak buah Egianus Kogoya.
Menurut Tenius, insiden baku tembak itu terjadi pada 2017 di wilayah Habema. Saat itu, dia bersama kelompoknya melakukan pengadangan hingga akhirnya terjadi kontak senjata.
4. Ingin hidup normal
Setelah mengucapkan ikrar setia kepada NKRI, Tenius Tabuni mengaku ingin hidup normal, merasa aman, dan nyaman seperti masyarakat umum lainnya.
Sementara itu, Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas Mobile Yonif Raider 323/BP Kostrad Mayor Inf Afriandy Bayu Laksono mengapresiasi langkah Tenius Tebuni tersebut.
• Petaka Simpan Selingkuhan di Kamar, Wanita di Ponorogo Panik saat Suami Mau Masuk Kamar
• Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa 6 Oktober 2020, Virgo Curigai Pasangan, Scorpio Kangen Pacar
• Profil Ari Askhara Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia yang Terjerat Kasus Harley Davidson
Penyerahan diri Tenius Tabuni kembali ke NKRI ditandai dengan penyerahan bendera merah putih dari Satgas kepada bekas anggota KKB Papua yang menyerahkan diri itu.
"Setelah itu, Tenius Tebuni membuat pernyataan keluar dari KKB Papua dan ikrar setia pada NKRI di Kampung Mbua tengah, Distrik Mbua, Kabupaten Nduga," kata Mayor Afriandy.
Afriandy menambahkan Tenius Tebuni sebelumnya merupakan anggota KKB Papua dari kelompok Rambo Lokbere pimpinan Egianus Kogoya.
Pada Sabtu, 26 September 2020, dia turun gunung dan menyerahkan diri kepada Satgas Yonif Raider 323 Kostrad di Kampung Mbua Tengah, Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua.
Prosesi penyerahan diri itu disaksikan perwakilan Satgas Yonif Raider 323 Kostrad Lettu Inf Sudarso Pursito, Letda Chb Dede Syahroji, dan 8 anggota.
Selain itu ada pula tokoh agama Pendeta Yohanes dan perwakilan perangkat Kampung Mbua tengah.(*)
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul 4 Jam TNI Kepung Markas KKB Papua Egianus Kogoya, 1 Orang Ditembak Mati, Begini Kronologinya