Ikan Laut Termahal di Aceh Singkil 'Janang' Seperti Apa Rupa dan Rasanya?
Lima Kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil rata-rata mata pencahariannya sebagai nelayan. Sehingga tak heran jika banyaknya ikan di laut Aceh Singkil.
TRIBUNJAMBI.COM, SINGKIL - Lima Kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil rata-rata mata pencahariannya sebagai nelayan.
Karena daerah Kabupaten Aceh Singkil berada disekitar laut.
Sehingga tak heran jika jika banyaknya ikan di laut Aceh Singkil, juga menjadi surga bagi para pemancing.
Saban hari berton-ton ikan laut berhasil ditangkap nelayan di daerah pesisir pantai berbatas dengan Samudera Hindia itu.
• Bens Coffe Hadir Saat Corona Menyerang, Coffe Shop Bersuasana Nyaman di Jambi Selatan
• Begini Reaksi Indonesia saat China Seenak Jidat Mengajak Buat Proyek Ini di Natuna Demi Sebuah Misi
• Pengambilan Persetujuan Bersama APBD-P Kabupaten Sarolangun Paling Lambat 30 September
Tak mengherankan setiap akhir pekan pecinta mancing berbondong ke laut merasakan sensasi betotan ikan.
Lalu apa ikan termahal hasil laut Aceh Singkil per kilogramnya?
Jawabannya janang.
Janang yang di daerah lain disebut kerapu sunuk per kilo dibandrol Rp 140 ribu.
Jauh di atas harga ikan lain.
"Masih janang atau sunuk ikan termahal hasil tangkapan nelayan," kata Kepala Dinas Perikanan Aceh Singkil, Saiful Umar, Rabu (2/9/2020).
• Jelang Pilgub Jambi, Disdukcapil Sarolangun Targetkan Perekaman e-KTP 9.000 Data
Saking mahalnya muncul anekdot, ada nelayan tak tega makan ikan janang. Lantaran tak tega itulah, lebih baik dijual daripada dimakan.
Mahalnya harga ikan janang, konon ada nelayan belum pernah konsumsi ikan janang. Walau acap menangkapnya.
Menangkap ikan janang dilakukan dengan cara dipancing dan ditombak.
Pengepul menghargai ikan janang hasil pancingan Rp 140 ribu per kilo.
Sementara yang ditangkap dengan cara ditombak Rp 120 per kilo.
"Bedanya yang ditombak ada bekas luka, jadi dianggap cacat maka harganya lebih murah sedikit," jelas Saiful Umar.
• USAI Lepaskan Timor Leste dari NKRI, BJ Habibie Dihujat Seluruh Negeri, Namun Ini 2 Alasan Cerdasnya
Lantas seperti apa rupa janang?
Di daerah lain janang disebut kerapu sunuk, biasa juga disebut ikan kerapu merah.
Ikan kerapu merah, lantaran memiliki warna kulit merah dengan bintik-bintik biru berwarna gelap pada pinggirannya.
Warna merah janang sangat menonjol. Terutama ketika terlihat mendekati permukaan.
Wajar mahal sebab jenis ikan kerapu ini cukup langka, sulit ditemukan dan susah dibudidayakan.
Sulit ditemukan merupakan fakta tak terbantahkan.
Serambinews.com, nyaris tak terhitung pergi melaut bersama para pakar mancing. Namun menarik janang dari laut masih bisa dihitung jari
• USAI Lepaskan Timor Leste dari NKRI, BJ Habibie Dihujat Seluruh Negeri, Namun Ini 2 Alasan Cerdasnya
Memang menarik janang sensasinya terbilang biasa. Lantaran tak perlu menguras tenaga ekstra.
Akan tatapi jantung tak bisa dibohongi, langsung berdetak ketika mengetahui yang menyangkut di mata kail janang si ikan super.
Jika dalam rombongan pemancing mendapat janang bisanya suasana menjadi riuh.
Para pemancing sibuk mengabadikan dengan kamera telpon genggam dengan aneka pose.
Bagaimana rasa ikan janan?
Lembut tak berduri.
Hal itu sesuai harganya yang mahal.
Janang memang memiliki rasa berbeda dibanding ikan laut umumnya.
Memasaknya bisanya dipanggang dengan terlebih dahulu dibungkus daun pisang. Boleh juga digulai.
• Ini Info Jalur Pendaftaran Mahasiswa di UIN STS Jambi dan Biaya UKT
Keduanya tetap nikmat disantap dengan nasi putih.
Selain janang laut Aceh Singkil, memiliki jenis ikan kerapu lain.
Yaitu kerapu kerang sering disebut dengan giant grouper, kerapu macan, kerapu tikus, kerapu batik, kerapu kertang, kerapu catang dan kerapu lumpur.
Lalu kerapu muara, kerapu kustang dan kerapu cantik.
Semua harganya di bawah janang. Paling tinggi dihargai Rp 60 ribu per kilonya. (*)
Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Seperti Apa Rupa Janang? Ikan Laut Termahal di Aceh Singkil,
Penulis: Dede Rosadi
Editor: Nur Nihayati