Breaking News:

Berita Sarolangun

Pengambilan Persetujuan Bersama APBD-P Kabupaten Sarolangun Paling Lambat 30 September

Dari hasil persetujuan tersebut, sehingga diketahui nilai belanja APBD Perubahan Kabupaten Sarolangun tahun 2020 sebesar Rp 123,66 miliar lebih.

Tribunjambi/wahyu
Kabid Anggaran Setda Pemkab Sarolangun, Setiadi. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (RKUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Sarolangun tahun anggaran 2020 sudah disetujui DPRD menjadi KUPA dan PPAS P-APBD tahun 2020.

Dari hasil persetujuan tersebut, sehingga diketahui nilai belanja APBD Perubahan Kabupaten Sarolangun tahun 2020 sebesar Rp 123,66 miliar lebih.

Saat ini proses dalam tahapan rancangan APBD Perubahan tersebut oleh pihak eksekutif untuk segera diusulkan ke DPRD Sarolangun dalam rangka pengambilan keputusan bersama antara Kepala Daerah dan Pimpinan DPRD Sarolangun.

KABAR GEMBIRA, Penerimaan CPNS Dibuka Tahun Depan, Guru Honorer Berpeluang Besar Diangkat Jadi PNS

Jelang Pilgub Jambi, Disdukcapil Sarolangun Targetkan Perekaman e-KTP 9.000 Data

Punya 8 Fakultas dan 42 Program Studi, Ini Daftar Jurusan Paling Favorit di UIN STS Jambi

Kabid Anggaran, Setiadi, mengatakan mengacu kepada ketentuan Peraturan Pemerintah nomor 13 tahun 2019 dan Permendagri nomor 13 tahun 2006 bahwa pengambilan persetujuan bersama DPRD dan kepala daerah tentang Ranperda APBD Perubahan tersebut paling lambat 30 September mendatang.

"Sekarang APBD-P sudah disahkan KUPA dan PPAS, dan sekarang dalam proses rancangan. Baru kemudian nanti akan diparipurnakan bersama DPRD untuk persetujuan bersama," katanya, Rabu (2/9/2020).

Setelah adanya persetujuan bersama, maka akan dilakukan evaluasi oleh Pemerintah Provinsi selama 15 hari, hingga Pemkab Sarolangun menerima SK Gubernur untuk penyempurnaan dari evaluasi terhadap rancangan APBD Perubahan tetsebut.

Katanay, tentunya jika pengambilan keputusan bersama belum juga dilaksanakan hingga akhir bulan september ini, maka dianggap pemerintah daerah terancam tidak ada anggaran perubahan pada 2020 ini.

"Lewat dari itu dianggap tidak ada APBD Perubahan," katanya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved