Keluhkan Buruknya Kondisi Ekonomi, Ini Cara Sandiaga Uno Agar UMKM Masih Berdaya di Tengah Pandemi

Pandemi virus corona atau covid-19 berdampak langsung pada lesunya perekonomian nasional, termasuk sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Editor: Rohmayana
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
VIDEO: Ketika Virus Corona Membuat Sandiaga Uno Cuci Tangan sampai 20 Kali dalam Sehari 

Solusinya dengan menghadirkan kampung berbasis agrowisata.

"Nanti bisa saja di-branding Bumiayu kampung apa, misalnya? dimulai dengan membuat rangkaian bercocok tanam, menginap satu hari, ada freshmart-nya menjual kebutuhan bawang merah, brokoli, kubis, wortel bisa dikemas," ungkap Sandi.

"Ini pariwisata era baru, karena kita tidak boleh dalam ruangan, tapi pariwisata berbasis alam," tambah Sandi.

Ciptakan Ketahanan Pangan

Inovasi dan pengembangan bisnis yang dilakukan UMKM ditegaskan Sandi dapat membangun ketahanan pangan dari lingkup keluarga.

"Kita jangan sampai ketinggalan jaman, ayo bergerak ke pangan hadirkan inovasi pangan dari hulu ke hilir," ungkap Sandi.

Langkah tersebut dijelaskan Sandi merujuk fakta yang menyebutkan Indonesia merupakan negara yang sangat rentan pada harga pangan, imbas impor yang cukup tinggi.

Jumlah impor Indonesia tercatat sebesar 50 persen dari kebutuhan nasional.

"Tanah kita subur, petani kita rajin sekali. Kita harus hadirkan ketahanan pangan," imbuh Sandi.

"Dengan pandemi ini kita harus mengkonsumsi berbasis needs (kebutuhan), yang tadinya berbasis wants (permintaan)," tambahnya.

Penerima Bantuan Subsidi Gaji Tidak Harus Bank Pemintah, Ditransfer Sesuai Rekening Pekerja

Siapa Sebenarnya Rosmalina Pramono, Satu Diantara 6 Polwan Cantik Pertama Indonesia Berdarah Minang

Cerita Ajudan Kapolres Tanjabbar yang Ikut Jadi Pengubur Dadakan Jenazah Positif Rapid Test

Ketahanan pangan ditegaskan Sandi dapat dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan.

Seperti di lingkungan rumahnya yang kini dibangun Selong Farm.

Masing-masing warga Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan katanya menanam sayur mayur di halaman rumah.

Kesadaran yang dimulai dari rumah kemudian diterapkan di lingkup RT, RW, hingga ke tingkat desa, kabupaten dan kotamadya.

"Lipat Gandakan kapasitas produksi pangan lokal, gimana caranya lokal ditingkatkan dalam benih, lahan, pupuk yang baik. Digitalisasi digunakan dalam peningkatan produksi," ungkap Sandi.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved