Selasa, 28 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kondisi Corona Jambi Terkini

PetroChina Perketat Protokol Kesehatan Seluruh Pekerja di Tengah Pandemi Covid-19

PetroChina International Jabung Ltd memperketat protokol kesehatan bagi para pekerja lapangan yang bertugas saat pandemi Covid-19.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Teguh Suprayitno
IST
PetroChina International Jabung Ltd memperketat protokol kesehatan bagi para pekerja lapangan yang bertugas saat pandemi Covid-19. 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL-Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PetroChina International Jabung Ltd.,operator Blok Jabung di bawah pengawasan SKK Migas, memperketat protokol kesehatan bagi para pekerja lapangan yang bertugas saat pandemi Covid-19.

Seluruh pekerja yang berasal dari luar Jambi dan dari zona merah di Kota Jambi harus menjalani dua kali
rapid test dan karantina selama 10 hari di fasilitas yang disediakan perusahaan sebelum bertugas ke
lapangan Jabung.

Mereka juga wajib menyerahkan laporan epidemiologi yang menunjukkan riwayat perjalanan mereka. Pekerja subkontraktor yang bekerja untuk Blok Jabung juga menjalani rapid test sebelum bekerja.

Kecanduan Judi Online, Karyawan Rumah Makan di Jambi Nekat Gasak Uang Majikannya

Hanya Satu yang Daftar, PAN Bisa Langsung Tetapkan H Bakri Jadi Ketua DPW PAN Jambi

CJH Jambi Ramai-ramai Tarik Uang Pelunasan Haji, Begini Penjelasan Kemenag

Pekerja baru diizinkan ke lapangan bila mendapat dua kali hasil non-reaktif saat rapid test. Tidak hanya menggunakan hasil rapid test, tim medis PetroChina juga memeriksa kondisi fisik pekerja secara menyeluruh. Pengecekan kesehatan yang ketat memungkinkan perusahaan untuk mendeteksi potensi penularan Covid-19.

Manajemen PetroChina Jabung pada hari Minggu, (19/7) mengonfirmasikan bahwa empat pekerja yang bekerja di Betara Gas Plant di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (TJB), dinyatakan positif Covid-19.

“Dari keempat pekerja tersebut, satu orang merupakan pekerja PetroChina Jabung dan tiga orang
merupakan pekerja subkontraktor PT Ceria Utama Abadi,” ujar Vice President Human Resources & Relations
PetroChina, Dencio Renato Boele.

Berdasarkan hasil tes PCR, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Sabtu (18/7) mengumumkan keempat pasien, yaitu RD (41 tahun), AF (35 tahun), JH (44 tahun)
dan ARS (47 tahun) bekerja untuk PetroChina di Kecamatan Betara, Tanjabbar.

“Keempat pekerja tersebut menjalani tes PCR tanggal 13 Juli 2020. Saat ini, keempat pekerja berada dalam keadaan baik dan telah mendapat penanganan medis. Hingga saat ini, PetroChina terus melakukan penelusuran kontak (contact tracing) bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-
19 setempat sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19,” jelas Dencio.

“Dengan perkembangan terbaru di lapangan, kami menegaskan PetroChina akan terus meningkatkan disiplin pelaksanaan protokol pencegahan Covid-19,” lanjutnya.

Laksanakan Upacara 17 Agustus di Tengah Pandemi, Begini Siasat Pemkot Jambi Tetap Aman

Transaksi Narkoba di Kafe, 3 Warga Kota Jambi Tak Bekutik Disergap Polisi, Sabu Dipasok dari Lapas

Selain mewajibkan pengecekan menyeluruh bagi pekerja lapangan yang akan bertugas di Betara Camp
maupun Geragai Camp, PetroChina secara rutin melakukan disinfeksi seluruh area kerja.

“Kami juga mewajibkan para pekerja untuk mengenakan masker saat berinteraksi dengan orang lain, menghindari kerumunan dan mencuci tangan sesering mungkin,” tegas Dencio.

Selama pandemi Covid-19, PetroChina Jabung telah mengurangi kegiatan rapat, meniadakan kegiatan yang melibatkan banyak orang, dan mengganti model jamuan makan dari prasmanan menjadi nasi
kotak.

“PetroChina berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 di tingkat provinsi Jambi maupun di tingkat kota dan kabupaten untuk memastikan pelaksanaan prosedur pencegahan Covid-19 di sekitar wilayah
kerja,” jelas Dencio.

Beliau menambahkan, sampai saat ini, kegiatan hulu migas di Blok Jabung berjalan lancar dengan jumlah produksi yang sesuai target. Sementara itu, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) Adiyanto Agus Handoyo menyampaikan, seiring dengan kebijakan pemerintah di masa pandemi, pihaknya telah mengeluarkan sejumlah kebijakan terkait pengendalian Covid-19.

“Kami terus mengingatkan seluruh KKKS Migas untuk mengedepankan protokol kesehatan yang ketat dalam melanjutkan kegiatan produksi dan mencapai target yang telah ditetapkan pemerintah,” jelas Adiyanto.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved