Breaking News:

CJH Jambi Ramai-ramai Tarik Uang Pelunasan Haji, Begini Penjelasan Kemenag

Jumlah calon jamaah haji Provinsi Jambi yang menarik uang pelunasan karena batal berangkat ke Tanah Suci tahun ini terus bertambah.

tribunjambi/zulkifli
Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Jambi, Abdullah Saman 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Jumlah calon jamaah haji Provinsi Jambi yang menarik uang pelunasan karena batal berangkat ke Tanah Suci tahun ini terus bertambah.

Kanwil Kemenag Provinsi Jambi mencatat, hingga 21 Juli Ini, sudah ada 21 Calon Jamaah Haji (JCH) yang menarik pelunasan biaya haji. Diantara jumlah ini sudah ada yang melakukan pencairan di Bank Penerima Setoran.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Jambi Abdullah Saman mengatakan, yang terbanyak melakukan penarikan adalah Kabupaten Merangin dengan 8 orang. Menyusul Kabupaten Sarolangun 7 orang, Tebo 3, Muaro Jambi 2 orang, dan Tanjung Jabung Barat 1 orang.

Permudah Pantau Karhutla, BPBD Muarojambi Bangun Posko Siaga di Titik Rawan

Ruwet Soal Dana NPHD, Begini Kata Wakil Bupati Bungo

Kasus Virus Corona di Jambi Bertambah Lagi, Dua Warga Dipastikan Positif Covid-19, Total 134 Orang

“Sehingga total yang melakukan pengajuan penarikan pelunasan ada 21 orang," ungkapnya Selasa (21/7).

Sebelumnya, hingga 9 Juli lalu baru tercatat sebanyak 15 orang yang mengajukan penarikan. Lalu data terbaru ditambah 6 orang, masing-masing dua orang dari Merangin, Sarolangun dan Muaro Jambi.

"Untuk 15 orang pertama, berkemungkinan sudah ada yang cair, karena didata siskohat sudah komfimasi Bank," katanya.

Yang jelas kata dia prosesnya selama 9 hari kerja. Ditanya alasan penarikan uang pelunasan haji ini Saman menyebut karena alasan keperluan keluarga. Walaupun juga ada pilihan tak menarik uang pelunasan, yang nantinya keuntungan bagi yang tak melakukan penarikan, akan diganti oleh pemerintah berupa nilai manfaat 30 hari jelang keberangkatan ibadah haji 2021.

Tetapi dia menyatakan hingga sejauh ini belum ada jamaah yang mengambil setoran awal biaya naik haji senilai Rp25 juta. Jika setoran awal ini ditarik maka nomor urut haji jamaah tahun depan akan dicabut.

"Sejauh ini belum ada yang narik setoran awal, baru narik pelunasan semua," imbuhnya.

Untuk batasan pengambilan pelunasanan haji ini dia menyebut belum mengetahui pasti batas waktunya.
"Setahu saya belum ada batasannya, semua proses melalui kakankemenag kab/kota, Kanwil Provinsi Jambi hanya menerima tembusan saja," terangnya.

Fachrori Resmi Dapat Rekomendasi Hanura untuk Maju di Pilgub Jambi 2020

154 Perusahaan di Jambi Diperiksa, Cek Kesiapan Hadapi Karhutla

Dari pernyataan Kementerian Agama RI proses tahapan pengambilan pelunasan haji ini diperkirakan akan berlangsung selama sembilan hari. Dua hari di Kankemenag Kab/Kota. Tiga hari di Ditjen PHU Kemenag RI. Lalu, dua hari di Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Dan, dua hari proses transfer dari Bank Penerima Setoran ke rekening jemaah.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved