Breaking News:

Laksanakan Upacara 17 Agustus di Tengah Pandemi, Begini Siasat Pemkot Jambi Tetap Aman

Terkait dengan pelaksanaan upacara bendera 17 Agustus 2020 mendatang, Pemerintah Kota Jambi diketahui akan tetap melaksanakannya.

tribunjambi/rian aidilfi afriandi
ilustrasi upacara pengibaran bendera. 

TRIBUNJAMBI.COM.JAMBI-Terkait dengan pelaksanaan upacara bendera 17 Agustus 2020 mendatang, Pemerintah Kota Jambi diketahui akan tetap melaksanakannya. Pernyataan ini disampaikan oleh juru bicara Walikota Jambi Abu Bakar. Namun dirinya mengatakan dalam pelaksanaan upacara tersebut tetap mengacu pada protokol kesehatan sesuai dengan surat edaran dari Kementrian Kesekretariatan Negara yang dikeluarkan pada 6 Juli lalu.

Dirinya juga mengatakan bahwa inti dari surat tersebut yaitu pelaksanaan upacara 17 Agustus dilaksanakan secara sederhana, dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Salah satunya adalah bahwa pelaksanaan, misalnya di Istana Negara pelaksanaan pengibaran benderanya hanya dilakukan oleh tiga orang pengibar bendera, begitu juga di tingkat pemerintah daerah pelaksana pengibar bendera juga tiga orang, kemudian proses pelaksanaannya itu akan dimulai pada pukul 7 pagi," jelasnya, Selasa (21/7).

Kabar Gembira Bagi ASN di Jambi, Gaji 13 Akan Cair Agustus

Transaksi Narkoba di Kafe, 3 Warga Kota Jambi Tak Bekutik Disergap Polisi, Sabu Dipasok dari Lapas

VIDEO Tentukan Awal Zulhijjah, Kemenag Jambi Pantau Hilal di Atas Hotel Odua Weston

Ia juga menjelaskan terkait dengan pemerintah daerah melaksanakan upacara pengibaran pada pukul 7.00 wib karena, pada pukul 10.00 wib segenap jajaran di Pemerintah Daerah mengikuti detik-detik proklamasi yang disiarkan secara langsung secara virtual.

"Nanti kita juga akan ikut upacara proklamasi kemerdekaan RI secara virtual pada pukul 10.00 wib, yang disiarkan secara langsung dari Istana Merdeka Jakarta, oleh karenanya kita laksanakan upacara pengibaran bendera itu lebih pagi. Ya itu dimulai pada pukul 7.00 wib kemudian juga, peserta upacara dibatasi,"kata dia.

Ia menjelaskan bahwa di tahun ini tidak ada lagi peserta upacara dari anak sekolah, namun upacara itu dari TNI, Polri, kemudian Satpol PP atau damkar.

"Termasuk dari unsur veteran kita tiadakan tahun ini, karena sangat rentan ya jadi nanti kita mengikuti juga upacara secara virtual dari rumah masing-masing," sebut Abu.

Untuk pasukan Paskibraka ia menjelaskan, tetap menjadi pasukan peserta upacara, yang seluruhnya tiga orang diambil sebagai pengibar bendera, dan selebihnya sebagai pasukan peserta upacara.

Pihaknya sedang mengkaji 2 jadwal kegiatan, di antaranya resepsi kenegaraan yang kemungkinan akan ditiadakan, dan terkait dengan pengukuhan anggota paskibraka itu sedang dalam pembahasan.

"Penurunan tetap ada, tetap kita lakukan tetapi sebelum pelaksanaan di Istana Merdeka karena kita juga akan mengikuti prosesi penurunan bendera di istana merdeka secara virtual, makanya kita laksanakan sebelum prosesi upacara penurunan bendera di Istana Merdeka," ujarnya.

Penulis: Miftahul Jannah
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved