Ayah Di Pekalongan Tak Tahu Jika Makamkan Jasad Anak Kandung, Ternyata Korban Pembunuhan
Surya Maulana Putra (15), warga Kelurahan Baros, Kecamatan PekalonganTimur, Jawa Tengah yang dilaporkan hilang 3 bulan yang lalu dan ditemukan tewas.
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - kasus penemuan jasad pria tanpa identitas di belakang eks dealer Daihatsu, menemukan titik baru.
Mayat yang ditemukan yang ditemukan di Jalan Dr. Sutomo, Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (24/4/2020) sore.
Kabar terbaru kasus penemuan jasad pria tanpa identitas di belakang eks dealer Daihatsu, yang ada di Jalan Dr. Sutomo, Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (24/4/2020) sore.
Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata jasad tersebut merupakan Surya Maulana Putra (15), warga Kelurahan Baros, Kecamatan PekalonganTimur, Jawa Tengah yang dilaporkan hilang 3 bulan yang lalu.
• Ekonomi Sulit, Pemotongan Hewan Kurban di Merangin Diprediksi Menurun
• Akhirnya Panji Petualang dan Alshad Ahmad Kembali Bawa Pulang Garaga, Ini Alasannya!
• PDAM Muarojambi Minta Masyarakat Manfaatkan Momentum Gratis, Bayar Tunggakan Secara Berangsur
Surya merupakan anak nomor keempat dari Antariksa (48) dan Faekoh (48) warga Kelurahan Baros, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan.
Ayah Surya, Antariksa yang setiap harinya bekerja sebagai tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) di Dinas Sosial, Kota Pekalongan tidak menyangka, jasad yang dulu ditemukan di belakang eks dealer Daihatsu, yang ada di Jalan Dr. Sutomo, Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur dan dikuburkan di TPU Sapuro merupakan anak kandungnya yang hilang sejak tanggal (18/4/2020).

"Sejak hilangnya anak saya, setiap hari saya mencari keberadaannya. Pada saat pencarian dari siang hingga malam hari saya dibantu oleh Babinkamtibmas dan Babinsa," kata Nanang panggilan akrabnya Antariksa saat ditemui Tribunjateng.com, di rumahnya, Sabtu (18/7/2020).
Sehari setelah hilangnya Surya yang pergi tanpa kabar, pihaknya mendapatkan informasi dari teman Surya bahwa, anaknya pergi bersama KNP (17) alias NK warga Setono, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan tersangka pembunuhan di bantaran Sungai Klego, Kecamatan PekalonganUtara.
• Mensos Juliari Permudah Bansos Tuna
• VIDEO: Akurasi 99 Persen, Penggunaan Kamera Thermal di TNBS Jadi Andalan Tim Antisipasi Karhutla
i di Wilayah Terpencil dan Sulit Dijangkau
• Youtuber Cantik Asal Batam, Kini Tersangkut Kasus Penipuan Ditangkap Saat di Jakarta
Kemudian, dirinya mencari keberadaan NK dan diketahui berada di Setono.
Setelah itu, NK dibawa di Kecamatan Pekalongan Timur untuk dimintai keterangan terkait hilangnya Suryo.
"Pada saat dimintai keterangan, Niko atau NK mengaku bahwa pergi bersama Surya ke wilayah Bandar, Kabupaten Batang. Namun, dari keterangan Niko bahwa Surya pergi duluan."
"Padahal, anak saya itu tidak pernah menginap ke rumah orang lain dan membawa sepeda motor sendirian. Karena tidak percaya, saya ditemani pak Babin dan Babinsa mencari ke Bandar mencari Surya tapi hasilnya nihil," imbuhnya.
• Kumpulan 8 Puisi Karya Terbaik Sapardi Djoko Darmono yang Akan Selalu Dikenang
Nanang menjelaskan, pada saat itu ia tidak menaruh curiga terhadap Niko. Karena, dari hasil keterangan sangat mempercayai.
"Setiap hari ia mencari keberadaan anaknya. Hasilnya nihil terus. Banyak, teman saya dan orang yang curiga sama Niko, tapi tidak ada bukti sehingga saya pasrahkan ke sang pencipta," jelasnya.
Seminggu hilangnya Surya, ia mendapatkan informasi adanya penemuan mayat di belakang eks dealer Daihatsu, yang ada di Jalan Dr. Sutomo, Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan.
Saat ditemukan, mayat tersebut tidak ada identitasnya dan bahkan sudah tidak bisa dikenali karena tubuhnya sudah dikerubungi belatung.