Breaking News:

Jambi Antisipasi Karhutla 2020

VIDEO: Akurasi 99 Persen, Penggunaan Kamera Thermal di TNBS Jadi Andalan Tim Antisipasi Karhutla

Perkembangan teknologi dewasa ini sangat berperan penting dalam memberikan kemudahan bagi manusia

VIDEO : Dengan Akurasi Mencapai 99 Persen, Penggunaan Kamera Thermal di TNBS Menjadi Andalan Tim Antisipasi Karhutla

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Perkembangan teknologi dewasa ini sangat berperan penting dalam memberikan kemudahan bagi manusia, satu diantaranya dalam pencegahan dan penanganan sejak dini musibah karhutla. Minggu (19/7)

Hampir setiap tahun kasus kebakaran hutan dan lahan selalu menghantui beberapa Provinsi dan Kabupaten, terutama bagi wilayah yang memang menjadi langganan karhutla, diantaranya Kabupaten Tanjabtim Provinsi Jambi yang merupakan kawasan geografis yang didominasi kawasan gambut atau bakau.

Beberapa langkah dan tameng telah disiapkan Pemerintah, mulai dari langkah sosialisasi hingga melakukan modifikasi cuaca. Selain itu beberapa wilayah dan sektor memiliki kesiapan tersendiri dalam antisipasi karhutla.

VIDEO : Para Ahli Ungkap Misteri di Balik Ekspresi Ketakutan Mumi Berusia 3.000 Tahun

Sapardi Djoko Damono Meninggal Dunia, Sosoknya Dikenal Senang Berbagi dengan Anak Muda

Daftar Drama Korea Paling Banyak Ditonton 2020, Posisi Pertama Sempat Ramai Diperbincangkan

Seperti yang dipersiapkan oleh Satuan Manggala Agni Brigade Karhut Taman Nasional Berbak Sembilang (TNBS). Selain kesiapan personil dan peralatan yang menjadi garda terdepan dalam antisipasi dan penanganan karhutla khusus di kawasan TNBS, pihaknya memiliki cara tersendiri dan terbilang modren dari lainnya.

Dengan menggunakan teknologi Kamera thermal Scan asap dan titik panas (FDC), menjadi satu satunya camera pantau titik panas pertama yang digunakan di Provinsi Jambi. Dan telah beroperasi sejak tahun 2019 lalu.

Dengan kemampuan membaca titik panas dan hotspot hampir 99 persen akurat, tak ayal kemampuan alat tersebut menjadi andalan tim saat menentukan informasi atau titik lokasi potensi karhutla.

Selain itu jarak shot atau jangkauan kamera pantau untuk jenis titik asap maksimal 5 Km, dan untuk titik panas lebih kurang 8 Km, nyaris alat tersebut menjadi senjata andalan dalam membaca pergerakan musuh.

" Bahkan jika alat tersebut di upgrade lagi, jarak shot atau jangkauannya bisa mencapai 20 km atau jarak maksimal," ujar operator kamera thermal Manggala Agni Brigade Karhut TNBS Eri Erwandi

Lanjutnya, dalam pengoperasiannya kamera tersebut aktif selama 24 jam nonstop, dan harus dalam pantauan petugas operator, terlebih jika di musim kemarau. Dengan Dua petugas operator jaga yang bergantian sistem shift.

Halaman
123
Penulis: Abdullah Usman
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved