Breaking News:

Warga Seling Geruduk Kantor Desa

Ribut Dana BLT, Ratusan Warga Seling Kembali Demo Kades: Fasilitas Kantor Desa Hancur

Aksi demo yang dilakukan ratusan warga Desa Seling di kantor desa setempat berujung ricuh.

Tribunjambi/Muzakkir
Rabu (17/6) siang, ratusan warga desa setempat menggeruduk kantor desa. Mereka menuntut dana BLT dibagi rata. 

Menurut Hasan, demo yang dilakukan oleh warga kali ini merupakan demo ketiga. Didemo ketiga ini, masa yang datang lebih banyak dari sebelumnya.

"Banyak, ratusan orang yang datang ni," katanya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, ratusan warga Desa Seling Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin menggeruduk kantor desa.

Mereka mempertanyakan kenapa dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa tahap pertama belum dicairkan, sementara desa lainnya sudah pencairan tahap dua.

Informasi yang didapat, tidak cairnya dana tersebut dikarenakan Pemerintah desa tidak ingin melanggar aturan, dimana warga meminta dana tersebut dibagi rata.

Dua Hari Hilang Tersesat, Petani Ini Selamat Setelah Mengikuti Aliran Sungai

Diindikasi Terima Bantuan Ganda, Ratusan Warga Tanjab Timur Batal Dapat Bantuan dari Kemensos

Namun karena terus didesak oleh warga bahkan sampai dua kali didemo warga, Kades Seling Hasan menjanjikan kepada warga dana tersebut bisa sesuai permintaan warga, yaitu dibagi rata.

Dan hari ini, Rabu (17/6) ratusan warga desa tersebut kembali mendatangi kantor desa tersebut dengan tuntutan yang sama.

Warga mendatangi kantor desa bahkan masuk keruangan. Akibatnya banyak kursi dan benda lain milik desa pecah.

"Kursi pecah-pecah bang. Sekarang sudah agak tenang, kerno ado TNI dan Polisi," kata warga setempat.

Saat ini perwakilan warga tengah melakukan rapat tertutup dengan Kades, pihak dari kecamatan, TNI dan Polri.

"Kami nunggu di luar. Kalau dak biso cair jugo kami demo terus," ancamnya.

Penulis: muzakkir
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved