Omset Penjual Baju di Jambi Turun Drastis Akibat Pandemi Corona

Omset pedagang baju di Jambi turun dua kali lipat dari tahun sebelumnya akibat pandemi Corona.

Tribunjambi/Ade Setyawati
Warga Jambi berburu baju lebaran ditengah pandemi corona. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Omset pedagang baju turun dua kali lipat dari tahun sebelumnya akibat pandemi Corona.

“Untuk omset turun sangat banyak dari tahun sebelumnya, turun sekitar dua kali lipat, banyak yang takut-takut juga musim sekarang, banyak yang dipecat juga, itulah faktor diantaranya sepi,” jelas Devi penjual baju Palet M Mayang.

Biasanya 10 hari sebelum lebaran toko-toko baju mulai dipenuhi pengunjung, tahun ini 5 hari sebelum lebaran baru mulai ramai.

“Tahun sebelumnya 10 hari sebelum lebaran sudah sangat ramai, karyawan 5 pun sangat kewalahan, kalau sekarang karyawan 3 aja masih sangat mampu menangani orang yang belanja, ini saja ramainya baru 5 hari mau lebaran,” ucap Devi.

Harga Daging di Pasar Angso Duo Jambi Naik hingga Rp 30 Ribu Jelang Lebaran

Tradisi Panen Beluluk Saat Ramadan yang Mulai Ditinggalkan

Warga Kota Jambi Diimbau Tetap Patuhi Protokol Saat Lebaran, Pemkot Bagikan Hand Sanitizer Gratis

Dia juga mengatakan kepada tribunjambi.com, untuk model yang paling diminati pembeli tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya, seperti baju kemeja dan bahan rajut.

Dari pantauan tribunjambi.com, masyarakat yang datang berbelanja banyak yang tidak mengenakan masker, meskipun di beberapa tempat menyediakan tempat pencuci tangan dan ada juga yang menggunakan pengukur suhu.

Penulis: Ade Setyawati
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved