Berita Nasional
Institusinya Nadiem Makarim Yakin Siswa Akan Kembali ke Sekolah, Anies Baswedan Punya Skema Berbeda
Institusinya Nadiem Makarim Yakin Siswa Akan Kembali ke Sekolah, Anies Baswedan Punya Skema Berbeda
TRIBUNJAMBI.COM - Kabar terbaru dari Kemendikbud terkait tahun ajaran baru.
Institusi pimpinan Nadiem Makarim ini tak akan mengunudurkan tahun ajaran baru, meski saat ini masih pandemi Virus Corona.
• Diam-diam Nadiem Makarim Masih Punya Saham di Gojek, Segini Total Kekayaannya Ternyata!
• Komplit, Daftar 29 Menteri Pendidikan Indonesia, Sejak Ki Hajar Dewantara s/d Nadiem Makarim
• 6 Sekolah Internasional Diliburkan, Nadiem: Hindari Salaman dan Berbagi Makanan
Namun Gubernur DKI Anies Baswedan punya Skema yang berbeda terkait kegiatan belajar mengajar di Jakarta.
Malahan Anies Baswedan tetap menyiapkan siswa Belajar dari Rumah saat tahun ajaran baru di Jakarta.
Hal ini berkaitan dengan situasi Jakarta sebagai daerah tertinggi kasuss Virus Corona di Indonesia.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud, Iwan Syahril memastikan, pihaknya tidak akan melakukan pengunduran tahun ajaran baru.
Iwan mengatakan, saat ini pihaknya masih mengkaji model pembelajaran yang akan diterapkan apakah melalui daring atau kembali melalui tatap muka.
"Kita sering kali mendapatkan pertanyaan kapan sekolah dibuka, tahun ajaran mau diundur atau bagaimana.
• KABAR DUKA! Aktor Senior Henky Solaiman Meninggal Dunia, Sempat Jalani Operasi
• VIDEO Jadi Kontroversi, Indira Kalistha Remehkan Corona Sempat Dianggap Ejek Kulit Sawo Matang
• Nasib Empat Pemuda yang Mengeroyok Seorang Prajurit TNI AL di Pantura, Begini Kondisinya Sekarang
Oke kalau tahun ajaran tetap, kita tidak ada rencana mengubah tahun ajaran tapi apakah kemudian akan tetap online atau bagaimana," ujar Iwan saat diskusi daring, Rabu (13/5/2020).
Menurut Iwan, di tengah pandemi Virus Corona ini segala sesuatunya memiliki dinamika yang sangat cepat.
Sehingga dibutuhkan pertimbangan yang matang untuk menentukan proses belajar mengajar di tanah
air.
Iwan mengatakan, saat ini kemungkinan besar proses belajar mengajar secara langsung akan dimulai pada Juli mendatang.
Meski begitu, pihaknya masih terus memperhatikan perkembangan penyebaran Virus Corona di Indonesia.
"Yang kami tahu pada saat ini diperkirakan Juli sudah oke ya, tapi siapa yang bisa memprediksi Covid-19 ini, mau oke atau enggak," ucap Iwan.
• Tak Kuat Menahan Nafsu Birahi, Pria Beranak 2 di PALI Nekat Perkosa Tetangganya Saat Korban Tidur
• Polda Jambi Bagikan 5.500 Paket Sembako untuk Masyarakat Miskin
• Tak Mau Pindah, 8 Bangunan dan Lapak PKL di Pasar Talang Banjar Dirobohkan
Iwan menyontohkan, Korea Selatan yang telah melakukan kegiatan kembali setelah dinyatakan aman dari corona, ternyata mendapatkan gelombang kedua penyebaran corona.
Hal tersebut menjadi pertimbangan, sehingga Kemendikbud akan terus membuat asessmen untuk menentukan arah kebijakan pendidikan.
"Ini merupakan sesuatu yang harus kita terus berdinamika untik asses tentang bagaimana baiknya tentang Covid-19 ini," kata Iwan.
Sebelumnya diberitakan, Kemendikbud berencana melakukan pembukaan kembali sekolah pada bulan Juli mendatang.