Terkendala Jalan Non Status, Begini Cara Pemkab Tanjabtim Perbaiki Jalan Muara Sabak Timur

Perbaikan jalan Muara Sabak Ulu Kecamatan Muara Sabak Timur diperbaiki menggunakan sistem sewa kelola UPTD alkal Dinas PUPR.

Tribunjambi/Abdullah Usman
Perbaikan jalan Muara Sabak Ulu Kecamatan Muara Sabak Timur diperbaiki menggunakan sistem sewa kelola UPTD alkal Dinas PUPR. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Sempat terkendala terkait status jalan, akhirnya perbaikan jalan Muara Sabak Ulu Kecamatan Muara Sabak Timur diperbaiki menggunakan sistem sewa kelola UPTD alkal Dinas PUPR

Kondisi jalan Muara Sabak Ulu yang berada di Kecamatan Muara Sabak Timur sempat menjadi permasalahan, pasalnya kondisi jalan yang rusak parah tersebut non status. Sehingga menjadi kendala dalam melakukan penanganan.

Terkait hal tersebut akhirnya Pemerintah Kabupaten Tanjabtim, melalui Dinas Pekerjaan Umum Tanjabtim melakukan perbaikan sementara dengan sistem sewa kelola. 

Alat Rapid Test di Merangin Menipis, Ratusan Orang Lakukan Tes Cepat Covid-19

Pemkab Sarolangun Tetapkan Libur Lebaran Dimulai Tanggal Ini

Tak Selesai di Kabupaten, Kasus Bentrokan Dua Dusun di Bungo Diserahkan ke Lembaga Adat Bungo

"Iya, untuk jalan Sabak Ulu yang sempat tertunda perbaikannya kemarin karena status jalan. Hari ini kita sudah kita kirim alat untuk melakukan penimbunan dan perbaikan sementara," ujar Sekdis PUPR Apri Boy melalui pesan WhatsApp pribadinya.

Lebih lanjut dikatakannya pula, dalam perbaikan tersebut dilakukan pada tiga titik kerusakan jalan yang dianggap paling parah. 

Ketika disinggung terkait alat berat yang harus standby di lokasi, menurut Boy hal tersebut kemungkinan besar tidak dapat dilakukan pasalnya di Tanjabtim sendiri masih banyak kondisi jalan yang mengalami kerusakan dan membutuhkan pemeliharaan jalan.

"Meskipun tidak standby setidaknya jika dibutuhkan bantuan alat tersebut bisa meluncur," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, untuk ruas jalan lintas yang berada di Kecamatan Muara Sabak Ulu Kecamatan Muara Sabak Timur tersebut, tercatat dari simpang BRI hingga jembatan Muara Sabak JMS masih dalam pembahasan terkait statusnya.

"Pasalnya jalan tersebut, saat ini merupakan jalan non status. Dalam artian statusnya masih belum jelas apakah milik Pemda atau Provinsi sehingga terjadi permasalahan dalam perbaikannya," ujarnya.

Seharusnya dengan kondisi saat ini, baik Pemda maupun Provinsi bisa saja melaksanakannya jalan tersebut. Terakhir dari hasil koordinasi kita bersama pihak Provinsi mereka siap memperbaiki jalan tersebut. (usn)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved