Breaking News:

Sejarah Indonesia

Soekarno Pernah Selamat dari Aksi Penembakan saat Sedang Sholat, Padahal Hanya Berjarak 7 Meter

Soekarno Pernah Selamat dari Aksi Penembakan saat Sedang Sholat, Padahal Hanya Berjarak 7 Meter

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Wartakota
Bung Karno dan Rombongannya 

TRIBUNJAMBI.COM - Tercatat dalam sejarah Indonesia, puluhan tahun silam, upaya penyerangan terhadap tokoh-tokoh pemerintahan kerap terjadi.

Bahkan Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno berkali-kali menjadi target pembunuhan.

Namun penyerangan terhadap Sang Putra Fajar berkali-kali pula gagal.

Salah satu upaya pembunuhan itu saat Soekarno melaksanakan sholat Idul Adha.

Dalam buku Soekarno Poenja Tjerita terbitan Bentang tahun 2016, penyerangan itu terjadi pada 14 Mei 1962.

Markas TNI AL Diguncang Dentuman Bom Kuat Kala Soekarno Ada di Sana, Sejarah Kopaska Terbentuk

Dunia Militer Geger Pada 31 Maret 1981, Serangan Kilat Kopassus Tumpas Teroris di Operasi Woyla

Matahari Kembali Buka Gerai, Analis Nilai Kinerja LPPF Masih Tertekan Covid-19

Dokumen BBC Ungkap Bukan Soeharto Penggagas Serangan Umum 1 Maret, Tapi Sultan Hamengku Buwono IX

Xl Axiata Catat Kenaikan Trafik 41% pada Triwulan Pertama 2020

Soeharto (kiri) dan Soekarno (kanan)
Soeharto (kiri) dan Soekarno (kanan) (Dok. KOMPAS/Istimewa)

Kala itu Sanusi diperintah Kartosoewiryo yang merupakan pimpinan Negara Islam Indonesia (NII) untuk membunuh Soekarno.

Kartosoewiryo sendiri sebenarnya adalah teman Soekarno saat masih kos di Gang Peneleh, Surabaya.

Mendapat perintah, Sanusi menunggu momen yang tepat untuk melaksanakannya.

Dia memilih momen Idul Adha karena diketahui penjagaan Istana tidak begitu ketat.

Sehari sebelum upaya pembunuhan Soekarno

Nekat Sembunyi dalam Mobil Diler, Terjaring di Perbatasan Jambi - Palembang Hendak ke Lampung

Rupiah Berpeluang Menguat Kamis (14/5) Besok

Ini Rincian Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Peserta Mandiri untuk Kelas I, II dan III Terbaru

Hapus Imbauan Menyesatkan soal Sawit, Indonesia dan Malaysia Protes Keras Infografis WHO

Pernah Viral Kisah Bule Inggris Jatuh Miskin Usai Nikahi Wanita Indonesia, Uang Rp 67 Miliar Raib

Dalam autobiografi Mangil berjudul Kesaksian tentang Bung Karno, 1945-1967, Minggu pagi 13 Mei 1962 Mangil Martowidjojo, Komandan Kawal Pribadi Soekarno kedatangan Komandan Pengawal Istana Presiden, Kapten CPM Dachlan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved