Kisah Militer RI

Dunia Militer Geger Pada 31 Maret 1981, Serangan Kilat Kopassus Tumpas Teroris di Operasi Woyla

Dunia Militer Geger Pada 31 Maret 1981, Serangan Kilat Kopassus Tumpas Teroris di Operasi Woyla

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Kolase/Kompas.com
Korban Pesawat Woyla dan Kopassus 

TRIBUNJAMBI.COM - Kekuatan Pasukan Khusus dari TNI yang pernah buat geger dunia, semua tercatat dalam sejarah Indonesia.

Semua berawal dari Operasi Woyla, saat personel Kopassandha atau kini bernama Kopassus melumpuhkan para teroris yang menyandera pesawat Garuda Indonesia terjadi tepat hari ini 38 tahun yang lalu.

Kisah melumpuhkan pembajak pesawat ini melambungkan nama Korps Baret Merah di dunia Internasional.

Cerita berawal pada 28 Maret 1981, pesawat DC-9 Woyla milik maskapai penerbangan Garuda Indonesia dengan 48 penumpang dibajak 5 orang teroris.

Aksinya Kerap Buat Musuh Ciut, Ini Satuan Rahasia Milik Kopassus, Istri Sampai Tak Tahu Misi Suami

Ujian Berat Itu Diberi Nama Minggu Neraka Inilah Cobaan Keras Seleksi Anggota Kopassus TNI AD

Misteri Karier Luhut Panjaitan di Kopassus, Tak Pernah Jadi Danjen Tapi Mengapa Punya Pengaruh Besar

Pesawat tersebut dibajak ketika dalam penerbangan dari Bandara Kemayoran menuju Bandara Polonia Medan.

Oleh kelima teroris pesawat sebenarnya akan diterbangkan menuju Lybia.

Mujur akhirnya pesawat mendarat di Bandara Don Muang, Bangkok, Thailand sehingga militer Indonesia bisa lebih leluasa melaksanakan operasi pembebasan sandera dengan cara mengirimkan pasukan khusus.

Matahari Kembali Buka Gerai, Analis Nilai Kinerja LPPF Masih Tertekan Covid-19

Dokumen BBC Ungkap Bukan Soeharto Penggagas Serangan Umum 1 Maret, Tapi Sultan Hamengku Buwono IX

Xl Axiata Catat Kenaikan Trafik 41% pada Triwulan Pertama 2020

Tanggung jawab untuk mengirimkan pasukan khusus diberikan kepada Letkol Sintong Panjaitan yang menjabat sebagai Asisten 2/Operasi Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassanda/Kopassus).

Komandan Tim Antiteror dipimpin oleh Letkol Sintong Panjaitan, dan disertai oleh tiga orang perwira menengah yang nantinya memimpin operasi di lapangan yakni, Mayor Sunarto, Mayor Isnoor, dan Mayor Subagyo HS.

Sintong Pandjaitan memimpin RPKAD merebut kembali gedung RRI
Sintong Pandjaitan memimpin RPKAD merebut kembali gedung RRI 

Mengingat kasus pembajakan DC-9 Woyla sudah diberitakan secara internasional di seputar Bandara Dong Muang ternyata sudah penuh dengan aparat keamanan Thailand dan wartawan dari berbagai media massa.

Televisi nasional Thailand bahkan menyiarkan perkembangan penyanderaan secara langsung dan kamera televisi terus mengarah ke pesawat DC-9 Woyla yang dijaga ketat tentara Thailand dengan formasi melingkar.

Untuk menghindari tembakan nyasar jika terjadi tembak menembak dengan para pembajak yang bersenjata pistol dan granat tentara Thailand membentuk penjagaan pagar betis sehingga para awak media massa terbatasi gerakannya.

Pasukan antiteror Kopassus tiba di Don Muang pada 30 Maret 1981 dan pesawatnya langsung parkir dalam posisi tidak jauh dari DC-9 Woyla yang dibajak.

Pasokan Berkurang, Harga Bawang Merah Kembali Naik

Pencegahan Politisasi Bansos Covid-19, Bawaslu Sampaikan 3 Hal Ini Kepada Sekda Kota Jambi

Nekat Sembunyi dalam Mobil Diler, Terjaring di Perbatasan Jambi - Palembang Hendak ke Lampung

Semua pasukan antiteror segera melakukan konsolidasi dan persiapan operasi di bawah kendali Letkol Sintong.

Pukul 02.00 dini hari (31 Maret 1980) semua pasukan antiteror tiba-tiba dibangunkan dan harus bersiap untuk melaksanakan operasi pembebasan sandera.

Dalam kondisi segar karena cukup tidur semua pasukan bergerak menuju sasaran tapi dalam pergerakan santai tidak seperti pasukan komando agar tidak menarik perhatian.

Operasi Woyla oleh Kopassus
Operasi Woyla oleh Kopassus 

Semua senjata pun tampak disembunyikan ketika para pasukan antiteror yang sedang membawa tangga untuk memasuki pintu pesawat malah berjalan lebih santai lagi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved