Berita Internasional

Tiongkok Buat Amerika Tingkatkan Operasi Militer Besar, Jet Tempur AS Lintasi Laut China Selatan

Tiongkok Buat Amerika Tingkatkan Operasi Militer Besar, Jet Tempur AS Lintasi Laut China Selatan

Editor: Andreas Eko Prasetyo
REUTERS
Kapal-kapal pengeruk Tiongkok terlihat di sekitar karang di Kepulauan Spratly yang disengketakan di Laut China Selatan, dalam foto yang diambil oleh pesawat pengintai AS, Mei 2015. 

TRIBUNJAMBI.COM - Memanasnya hubungan Chin dengan Amerika Serikatterus beranjut.

Laut China Selatan hingga detik ini pun makin memanas.

Beberapa negara diketahui ikut khawatir terkait klaim China di perairan internasional tersebut.

Hal ini membuat Amerika Serikat turun tangan.

Lakukan 39 Penerbangan di Atas Laut China Selatan, Amerika Serikat Tingkatkan Operasi Militernya

Dendam Kesumat dengan Tiongkok, Amerika Serikat Buat Aturan Super Ketat Untuk Wartawan China di AS

Benarkah Operasi Tempur Tiongkok di Laut China Selatan Untuk Perang Hadapi Negara Asia Tenggara?

Amerika Serikat telah meningkatkan operasi militernya di perairan dekat China tahun ini.

Karenanya, risiko konfrontasi antara kedua negara bakal terus meningkat.

Sepanjang tahun ini, pesawat dari angkatan bersenjata AS telah melakukan 39 penerbangan di atas Laut China Selatan, Laut China Timur, Laut Kuning, dan Selat Taiwan - lebih banyak dari tiga kali lipat jumlah yang dilakukan pada periode yang sama tahun 2019.

Antisipasi Longsor dan Jalan Rusak Saat Lebaran, Dinas PUPR Provinsi Jambi Turunkan Alat Berat

Ramadan ke 17, Warga Pasar Atas Sarolangun Jaga Jarak dan Pakai Masker Saat Nuzulul Quran di Masjid

Mantan Pelatih Timnas Indonesia Ungkap Kualitas Pemain Garuda, Luis Milla Jadi Sorotan Media Vietnam

Melansir South China Morning Post, Angkatan Laut AS melakukan empat operasi navigasi bebas di Laut China Selatan dalam empat bulan pertama tahun ini, dibandingkan dengan hanya delapan untuk keseluruhan tahun 2019.

Yang terbaru, pada tanggal 29 April, kapal penjelajah berpeluru kendali rudal USS Bunker Hill berlayar melalui rantai Kepulauan Spratly.

Pada hari Jumat, kapal tempur litoral USS Montgomery dan kapal kargo USNS Cesar Chavez juga dilaporkan beroperasi di Laut China Selatan.

Warga Adang Petugas Tertibkan PETI, Ini Kata Kabid Humas Polda Jambi

Update Covid-19 Indonesia Senin (11/5) - 14.265 Konfirmasi 2.881 Sembuh 991 Meninggal Jambi Jadi 65

Pasokan Gula Pasir di Muarojambi Aman, Harganya Mulai Turun, Ini Kata Diskoperindag

Lioaning, kapal induk pertama China
Lioaning, kapal induk pertama China (South Front)

“Pasukan kami terbang, berlayar, dan beroperasi di perairan internasional Laut China Selatan atas kebijakan kami dan sesuai dengan norma-norma kelautan dan hukum internasional, menunjukkan berbagai kemampuan angkatan laut yang kami miliki di Indo-Pasifik,” kata Fred Kacher , komandan Kelompok Serangan Ekspedisi 7 seperti yang dikutip South China Morning Post.

AS tidak memiliki klaim maritim baik di laut Timur atau China Selatan.

Warga Adang Petugas Tertibkan PETI, Ini Kata Kabid Humas Polda Jambi

Update Covid-19 Indonesia Senin (11/5) - 14.265 Konfirmasi 2.881 Sembuh 991 Meninggal Jambi Jadi 65

Pasokan Gula Pasir di Muarojambi Aman, Harganya Mulai Turun, Ini Kata Diskoperindag

Menteri Pertahanan AS Mark Esper mengatakan, dia ingin meningkatkan investasi militer di wilayah tersebut. "Ini adalah cara di mana Anda mempertahankan tingkat prediksi strategis untuk memastikan kesiapan pasukan Anda, tetapi mengumpulkan tingkat ketidakpastian operasional yang lebih tinggi," katanya di sebuah seminar online pada hari Selasa.

Dia menambahkan bahwa peningkatan jumlah kebebasan operasi navigasi dan penerbangan militer telah membuat hal-hal lebih tak terduga untuk China.

Komando Indo-Pasifik AS telah "melakukan pekerjaan dengan baik dalam hal mempertahankan unjuk kekuatan, pencegahan, kemampuan dan kesiapan yang kita butuhkan di ... wilayah," kata Esper.

Warga Adang Petugas Tertibkan PETI, Ini Kata Kabid Humas Polda Jambi

Update Covid-19 Indonesia Senin (11/5) - 14.265 Konfirmasi 2.881 Sembuh 991 Meninggal Jambi Jadi 65

Meskipun masing-masing negara masih bertempur melawan Covid-19, baik China maupun AS tidak memperlambat aktivitas militer mereka.

Halaman
12
Sumber: GridHot.id
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved