Berita Internasional
Munculnya Penampakan Kim Jong Un di Tengah Isu Dirinya Meninggal Dunia, Ini yang Dilakukannya
Munculnya Penampakan Kim Jong Un di Tengah Isu Dirinya Meninggal Dunia, Ini yang Dilakukannya
TRIBUNJAMBI.COM, WONSAN - Media masa nasional hingga internasional ramai membicarakan soal kesehatan dari Kim Jong Un, Pimpinan Korea Utara (Korut).
Bahkan sampai tersiar kabar Kim Jong Un meninggal dunia seusai operasi.
Media di dunia menyoroti tindak tanduk pemimpin muda itu di tengah virus corona atau covid-19 melanda dunia.
Untuk mematahkan semua isu itu, Kim Jong Un dilaporkan sedang jalan-jalan di Kota.
• Kim Jong Un Dikabarkan Meninggal Dunia, Terungkap Sosok Ri Sol Ju yang Selalu Setia Mendampingi
• Kim Jong Un Pemimpin Korea Utara Dikenal Tegas dan Penyuka Basket, Begini Kehidupannya Semasa Kecil
• Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un Dikabarkan Meninggal Dunia, Pakar Semenanjung Korea Ungkap Ini!
Wonsan adalah kota pelabuhan di sisi timur Korea Utara.
Media Singapura Mothership melansir kabar ini dari The Sydney Morning Herald dan sumber-sumber Amerika Serikat lainnya.
Dalam pemberitaannya dikatakan, Kim Jong Un sedang memeriksa pembangunan kompleks resor di kawasan wisata kota tersebut.
Mothership yang mengutip situs web Korea Selatan Ichannela mengatakan, Kim menuju resor pantai pribadi itu setelah beberapa anggota stafnya sakit.

• Antisipasi Mewabahnya Virus Corona, Pemerintah di Batanghari Minta Petani Padi Percepat Masa Tanam
• Sholat Ini Sangat Besar Pahalanya! Ini Niat & Tata Cara Salat Qobliyah Subuh Bulan Ramadhan 1441 H
• Aktivitas Bus di Terminal Alam Barajo Kota Jambi Menurun Drastis, Sejumlah PO Setop Sementara
Rumor Kim Jong Un Sakit
Kabar kondisi Kim Jong Un menurun muncul beberapa hari setelah dirinya menjalani operasi jantung.
Media Korea Selatan Yonhap kemudian menampik rumor itu, dengan mengatakan bahwa tidak ada kegiatan yang tidak biasa terlihat di Korea Utara mengenai kesehatan Kim Jong Un.
Rumor tentang penyakit Kim pertama kali muncul setelah ketidakhadirannya pada peringatan ulang tahun pendiri negara dan kakeknya, Kim Il Sung, pada 15 April.
Presiden AS Donald Trump dalam tanggapannya pada, Kamis (23/4/2020) juga mengatakan, laporan kematian Kim Jong Un tidak benar dan menuding cerita itu dibangun dari dokumen lama.
• Pemerintah Tutup Penerbangan Hingga 1 Juni, Aktivitas Pengiriman JNE Akan Berjalan Seperti Biasa
• Pernah Kontak dengan Pasien Positif Corona, Ini Jumlah OTG di Tanjab Barat yang Meningkat
• Jadwal Imsak dan Buka Puasa Merangin 27 April 2020 atau 4 Ramadhan 1441 H
Spekulasi Kim Jong Un meninggal banyak beredar selama sepekan terakhir, sebagian karena ketertarikan umum dengan negara yang terisolasi itu.
Kemudian sebagian lainnya karena kematiannya dapat menyebabkan ketidakstabilan rezim yang mengakibatkan ketidakpastian geopolitik yang lebih besar.
Ini bukan pertama kalinya desas-desus tentang negara tertutup itu menyeruak, termasuk yang berspekulasi tentang kesehatan pemimpin Korea Utara.
Kim bahkan telah diisukan mengeksekusi pamannya dengan membiarkan 120 anjing liar menyerang dan melahapnya.
Tetapi peristiwa itu tidak dapat dipastikan telah terjadi.
Kata Donald Trump
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menepis laporan bahwa Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sakit parah. Namun dia menolak mengatakan jika dirinya berkomunikasi dengan pejabat di sana.
“Saya rasa laporan itu tidak benar,” kata Trump saat konferensi pers harian Gedung putih, menambahkan bahwa ia telah mendengar laporan itu berdasarkan “dokumen lama.”
Trump pada Selasa mengatakan bahwa ia mungkin menghubungi pejabat Korut untuk menanyakan Kim, tetapi pada Kamis (23/4/2020) tidak memberi indikasi bahwa ia sudah melakukannya. Kedua pemimpin itu rutin berkomunikasi selama beberapa tahun belakangan.
“Saya berhubungan baik dengan Korea Utara, saya bermitra baik dengan Kim Jong Un dan saya harap dia baik-baik saja,” ucap Trump.
Daily NK, situs yang berbasis di Seoul, pada Senin melaporkan bahwa Kim, yang diyakini berusia 36 tahun, dalam masa pemulihan setelah menjalani prosedur kardiovaskular pada 12 April. Pihaknya mengutip sumber rahasia di Korea Utara. Media pemerintah Korea Utara bungkam soal keberadaan Kim.

Dua pejabat pemerintah Korea Selatan menolak laporan CNN selanjutnya, yang mengutip pejabat anonim AS yang mengatakan bahwa Amerika Serikat sedang “memantau intelijen” bahwa Kim dalam bahaya besar pascaoperasi.
Pada Selasa Trump, yang menggelar KTT dengan Kim pada 2018 dan 2019 dalam upaya membujuknya untuk melepaskan senjata nuklir, mengatakan laporan tersebut belum dikonfirmasi dan dia tidak begitu percaya pada laporan itu.
Kim merupakan generasi ketiga yang memerintah Korea Utara dengan tangan besi. Ia berkuasa setelah sang ayah Kim Jong Il meninggal pada 2011 akibat serangan jantung.
Informasi terbaru pemerintah AS tentang pemimpin Korea Utara adalah bahwa Kim masih tak terlihat dan terjadi kelangkaan informasi yang dapat dipercaya soal alasan ketidakhadiran Kim, menurut sumber yang akrab dengan pelaporan dan analisis ientelijen saat ini.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Di Tengah Kabar Meninggal, Kim Jong Un Jalan-jalan di Kota Wonsan"
Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul Penampakan Kim Jong Un Setelah Sempat Dikabarkan Kritis dan Meninggal Dunia
IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:
NONTON VIDEO TERBARU KAMI DI YOUTUBE: