Pemerintah Tutup Penerbangan Hingga 1 Juni, Aktivitas Pengiriman JNE Akan Berjalan Seperti Biasa
Hal tersebut dilakukan seiring pelarangan mudik yang dilakukan pemerintah, untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19.
Penulis: Fitri Amalia | Editor: Deni Satria Budi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi melarang penerbangan dalam dan luar negeri mulai 24 April hingga 1 Juni 2020.
Hal tersebut dilakukan seiring pelarangan mudik yang dilakukan pemerintah, untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19.
Penutupan penerbangan berlaku untuk penerbangan komersial kecuali kargo dan logistik.
Sebagai penyedia jasa pengiriman, JNE mematuhi kebijakan yang diberlakukan pemerintah sebagai langkah memerangi pandemi virus corona. JNE juga tetap melakukan aktivitas pengiriman seperti biasanya.
• JNE Kirim 10 Ribu Masker untuk Paramedis Covid-19 ke Seluruh Indonesia
• Penerbangan Ditutup Pengiriman Sampel Swab Pasien Provinsi Jambi Bakal Lewat Darat jadi Alternatif
Eri Palgunadi, VP of Marketing JNE mengatakan, JNE telah mendapat dukungan dari pemerintah untuk terus beroperasi. Sehingga dalam proses pengiriman paket memaksimalkan strategi distribusi.
"Kami memaksimalkan penggunaan angkutan udara khusus kargo yang tersedia, memaksimalisasi penggunaan jalur lain selain udara, seperti jalur darat dan laut sebagai antisipasi pembatasan akses yang diberlakukan," jelas Eri Palgunadi.
Penyesuaian layanan yang dapat digunakan dengan memaksimalkan layanan Reguler sebagai antisipasi dari penutupan sementara layanan Yakin Esok Sampai (YES) ke beberapa destinasi.
• Masih 29 Tahun, Mantan Stafsus Jokowi Ini Kekayaannya Nyaris Samai Prabowo, Ini Profil Belva Devara
• Penuh, Dua Pasien Positif Covid-19 di Merangin Batal Dirujuk ke RS Hanafie
Meskipun terjadi pembatasan akses dibeberapa wilayah, dia mengatakan JNE tetap buka dan melayani kiriman pelanggan. Khususnya melalui Kantor Cabang Utama dan Kantor Perwakilan disetiap provinsi.
Khairul, PR Regional Sumatera menyebutkan Covid-19 berdampak pada pengiriman JNE baik yang menuju Jambi maupun pengiriman yang akan keluar Jambi. Walaupun begitu, JNE tetap memaksimalkan pelayanan dengan melaksanakan langkah langkah pencegahan penyebaran Covid-19.
"Kami melakukan penyemprotan desinfektan baik untuk paket yang masuk maupun yang akan keluar, menyediakan hand sanitizer di sales counter JNE dan juga sterilisasi seluruh area kerja dan fasilitasnya dengan cairan desinfektan, kami melakukan ini demi kenyamanan semua pihak," ujarnya.
"Atas ketidaknyamanan ini, kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh
pelanggan. Kami pun turut menghimbau Bapak/Ibu untuk terus menjaga kesehatan, dan menjalankan protokol yang telah dianjurkan pemerintah agar bersama-sama kita dapat mencegah penyebaran virus ini," tutup Eri Palgunadi.(Tribunjambi.com/Fitri Amalia)